1.406 PPPK Resmi Bertugas, Bupati Muna Barat: Kalau Tidak Patuh, Kami Berhak Memecat


Muna Barat - Sebanyak 1.406 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi diambil sumpahnya di halaman Kantor Bupati Muna Barat, Rabu (17/9). Momentum ini menjadi penanda masuknya ribuan aparatur baru yang akan memperkuat roda pemerintahan di Bumi Laworoku.
Namun, dalam sambutannya, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menegaskan peringatan keras: setiap PPPK wajib mengabdikan diri sepenuhnya kepada daerah, tinggal di Muna Barat, serta tunduk pada aturan yang berlaku.
“Terhitung tanggal 1 Oktober 2025, Anda sudah menjadi bagian satu kesatuan pemerintahan Kabupaten Muna Barat. Tidak boleh lagi ada pegawai PPPK yang tinggal di luar daerah. Kalau Anda tidak patuh, kami punya hak untuk menghentikan, bahkan memecat saudara-saudara dari pegawai PPPK penuh waktu,” tegas Darwin.
Ia juga membeberkan beban keuangan daerah dalam menggaji ribuan PPPK tersebut. Dari kebutuhan total sekitar Rp80–90 miliar, pemerintah pusat hanya mentransfer Rp26 miliar. Selebihnya, sekitar Rp60 miliar diambil dari APBD Muna Barat, anggaran yang sejatinya bisa dialihkan untuk pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat.
“Yang seharusnya saya pakai bikin jalan, saya pakai kasih bantuan ayam petelur, ayam potong, bikin drainase, bikin sumur bor, dan lain sebagainya, tapi karena ada kehadiran Bapak dan Ibu sekalian yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Muna Barat, maka uang kurang lebih sekitar Rp60 miliar itu kita geser untuk menggaji Bapak Ibu. Jadi jangan main-main dengan sumpah dan aturan,” ucapnya lantang.
Selain disiplin kehadiran dan domisili, Bupati mewanti-wanti agar PPPK tidak terlibat dalam perilaku indisipliner, apalagi merusak citra pemerintahan.
“Tidak boleh melanggar sumpah, menjelek-jelekkan pimpinan, apalagi menjelekkan Bupati. Kita ini matahari hanya satu, dan Anda sudah menyatakan diri tunduk dalam sistem pemerintahan Muna Barat,” tambah Darwin.
Lebih jauh, ia menginstruksikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menugaskan PPPK di tiap desa dengan jumlah bervariasi sesuai kebutuhan. Mereka diberi mandat membantu mengawal ketahanan pangan, memastikan program tepat sasaran, sekaligus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kalau ada kepala desa yang menyalurkan bantuan tidak tepat sasaran, maka PPPK wajib melapor kepada pemerintah kabupaten. Anda kita tempatkan di pemerintahan desa mengukur capaian kinerja kita,” tandas Darwin.
Sementara itu, Wakil Bupati Muna Barat, Ali Basa, menyebut kehadiran PPPK sebagai energi baru untuk mewujudkan visi-misi pemerintahan lima tahun ke depan.
“ASN itu tidak mudah, dia sosok patriot dengan loyalitas, integritas, dedikasi, dan motivasi. Kami harapkan PPPK mampu mengawal visi-misi Bupati dan Wakil Bupati menuju capaian Liwu Mokesa,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaBangun 3 RS Baru hingga Asuransi Petani, Ini Daftar Prioritas RPJMD Gubernur Sultra
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







