20 Kios di Kawasan Pelabuhan Nusantara Raha Ludes Terbakar

Kondisi Pelabuhan Nusantara Raha pasca kebakaran. Foto: Dok. Istimewa.

Muna – Sebanyak 20 unit kios semi permanen di kawasan Pelabuhan Nusantara Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, ludes dilalap si jago merah pada Senin pagi, 5 Januari 2025. Kebakaran hebat tersebut menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir nyaris mencapai Rp 500 juta.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 WITA. Api dengan cepat merambat dari satu kios ke kios lainnya karena bangunan saling berdempetan dan sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.

Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan awal saksi serta hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga bersumber dari salah satu alat memasak milik pedagang.

“Berdasarkan keterangan awal saksi dan penyelidikan sementara, kebakaran diduga berasal dari kompor di salah satu kios,” ujar Indra dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, konstruksi kios yang menggunakan material kasibor dan seng membuat api sulit dikendalikan dalam waktu singkat. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 485 juta. Sebagian barang dagangan pedagang masih sempat diselamatkan,” katanya.

Pasca kejadian, kepolisian langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian. Tim Inafis juga diturunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mencegah berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat.

“Begitu menerima laporan, personel segera mendatangi TKP, mengamankan lokasi, serta melakukan olah TKP bersama Tim Inafis. Penyelidikan masih terus berlangsung,” tegas Indra.

Terkait insiden ini, pihak kepolisian mengimbau para pedagang dan masyarakat di kawasan pelabuhan agar lebih berhati-hati dalam menggunakan alat masak maupun sumber api lainnya, terutama di bangunan semi permanen yang memiliki risiko kebakaran tinggi.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan telah kondusif. Para pedagang mulai membersihkan puing-puing sisa bangunan sambil berupaya memulihkan aktivitas mereka.


Editor: Muh Fajar

error: Content is protected !!