Berita  

23 Bangkai Kapal di Teluk Kendari Akan Dimusnahkan

Ilustrasi bangkai kapal. Foto: Dok. Chat GPT/Sultranesia.

Kendari – Pemerintah Kota Kendari bersiap melakukan penertiban besar-besaran terhadap puluhan bangkai kapal yang selama ini terbengkalai di kawasan Teluk Kendari.

Langkah ini diambil demi menjaga kebersihan, keselamatan pelayaran, serta kelestarian lingkungan pesisir.

Sekretaris Kota Kendari, Amir Hasan, mengungkapkan bahwa hasil identifikasi awal menemukan sekitar 23 bangkai kapal yang tersebar di sepanjang perairan Teluk Kendari.

Keberadaan kapal-kapal tersebut dinilai telah menimbulkan berbagai persoalan serius.

Menurut Amir Hasan, bangkai kapal tidak hanya mengganggu aktivitas pelayaran nelayan dan transportasi laut, tetapi juga berpotensi merusak ekosistem laut serta mencemari perairan.

“Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terencana dan sesuai aturan,” kata Amir Hasan.

Ia menegaskan, proses penertiban tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa. Pemerintah kota terlebih dahulu melakukan pendataan menyeluruh, mulai dari kepemilikan kapal, kondisi fisik bangkai kapal, hingga menentukan metode pemusnahan atau pemindahan yang paling tepat sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Seluruh tahapan dilakukan secara hati-hati dan berbasis data yang valid agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari,” ujarnya.

Selain aspek teknis, Pemkot Kendari juga menaruh perhatian pada pendekatan sosial.

Amir Hasan meminta para camat untuk berperan aktif berkoordinasi dengan masyarakat setempat, khususnya pemilik kapal, agar proses penertiban berjalan persuasif dan terhindar dari potensi konflik sosial.

Pendekatan komunikasi yang baik, lanjutnya, menjadi kunci agar masyarakat memahami bahwa penertiban dilakukan untuk kepentingan bersama, bukan semata-mata penindakan.

“Hasil rapat ini akan kami tindak lanjuti dengan rapat teknis lanjutan, termasuk penyiapan dasar hukum, skema pembiayaan, serta dukungan teknis di lapangan,” jelasnya.

Pemkot Kendari berkomitmen penanganan bangkai kapal di Teluk Kendari akan dilakukan secara bertahap namun tuntas, sehingga kawasan pesisir dapat kembali bersih, aman, dan tertata.


Editor: Muh Fajar

error: Content is protected !!