Muna Barat – Empat calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat menjalani asesmen nasional yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Rabu (23/7).
Asesmen ini menjadi tahap krusial dalam menentukan kelanjutan proses seleksi mereka. Digelar secara daring serentak oleh seluruh peserta dari satuan kerja ATR/BPN se-Indonesia, tes tersebut berlangsung tertib di bawah pengawasan langsung Kepala Kantor Pertanahan Muna Barat, Edison.
“Asesmen ini bertujuan mengukur dan memetakan kompetensi serta potensi individu dalam rangka memastikan kesesuaian dengan standar kompetensi jabatan di lingkungan Kementerian ATR/BPN,” ujar Kasubag Tata Usaha BPN Muna Barat, Wa Ode Nurlin.
Ia menegaskan bahwa pengawasan secara langsung oleh kepala kantor menjadi jaminan objektivitas dan akuntabilitas proses seleksi.
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tertib dan lancar di bawah pengawasan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat, Bapak Edison yang turut memastikan proses asesmen berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel,” ucap Nurlin.
Selain menjadi tahapan penentu, asesmen juga memberikan pembekalan teknis bagi para peserta.
“Asesmen ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan prosedural kepada seluruh peserta terkait proses asesmen yang akan dilaksanakan,” jelasnya.
Materi yang diujikan mencakup tata cara pelaksanaan, jenis soal asesmen, serta mekanisme evaluasi. Pihak BPN Muna Barat berharap proses ini benar-benar menjadi wadah penjaringan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi bukti komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menjaring sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, tetapi juga profesional dan berintegritas tinggi,” tutup Nurlin.
Editor: Redaksi








