462 Anak di Kendari Didiagnosis Stunting, Pemkot Libatkan Seluruh OPD untuk Tangani


Kendari - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memperkuat langkah percepatan penanganan stunting dengan melibatkan seluruh perangkat daerah dalam intervensi langsung di lapangan. Upaya ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Wakil Wali Kota Kendari, Rabu (4/2).
Rapat tersebut diikuti 13 organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki peran strategis dalam penanganan stunting. Dalam forum itu, Pemkot Kendari memaparkan hasil pemetaan terbaru yang mencatat sebanyak 462 anak di Kota Kendari terdiagnosis mengalami stunting.
Jumlah tersebut kemudian dibagi secara proporsional kepada seluruh OPD, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, anggota DPRD, hingga Baznas Kota Kendari.
Masing-masing unsur diberikan tanggung jawab untuk melakukan pendampingan dan intervensi langsung kepada anak-anak stunting yang telah terdata.
Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan. Menurutnya, persoalan stunting merupakan masalah bersama yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor agar penanganannya lebih efektif.
“Penanganan stunting tidak bisa dibebankan pada satu OPD saja. Karena itu, tanggung jawab ini kita bagi agar seluruh perangkat daerah terlibat langsung melakukan pendampingan kepada anak-anak yang terdata,” ujar Amir Hasan.
Ia menjelaskan, dengan pembagian peran tersebut, intervensi diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, terarah, dan tepat sasaran karena menyentuh langsung kebutuhan anak dan keluarganya.
Bentuk intervensi yang dilakukan antara lain pendampingan intensif kepada keluarga anak stunting, penyerahan bantuan makanan bergizi, serta pemenuhan kebutuhan pokok lainnya.
Selain memperbaiki asupan gizi anak, pendampingan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran keluarga terkait pola asuh, kebersihan, dan kesehatan.
Amir Hasan menambahkan, langkah ini merupakan komitmen nyata Pemkot Kendari untuk memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang sama agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap anak yang terdata benar-benar mendapat pendampingan. Bukan hanya tercatat dalam laporan, tetapi didatangi, dibantu, dan dipantau perkembangannya,” katanya.
Pemkot Kendari berharap melalui kolaborasi lintas OPD dan pemangku kepentingan lainnya, angka stunting di Kota Kendari dapat ditekan secara signifikan dan kualitas tumbuh kembang anak ke depan semakin membaik.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaSeorang Mahasiswa di Kendari Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







