Kendari – Sebanyak 60 ribu Alquran wakaf telah didistribusikan ke Sulawesi Tenggara (Sultra) oleh Badan Wakaf Al-Quran (BWA).
Puluhan ribu Alquran wakaf ini didistribusikan ke tujuh kabupaten kota di Bumi Anoa. Di antaranya Kota Kendari, Konawe, Kolaka, Baubau, Buton, Buton Selatan, dan Buton Tengah.
Chief of Networking Badan Wakaf Al-Quran, Hazairin Hasan, mengatakan bahwa program ini secara khusus menargetkan daerah-daerah terpencil dan komunitas yang paling membutuhkan, seperti pondok pesantren, TPA, TPQ, masjid, sekolah, dan majelis taklim.
“Harapan kami dengan hadirnya Alquran dari BWA ini, bisa membantu para dai dan ulama untuk menghapuskan buta huruf Alquran di Sulawesi Tenggara,” kata Hazairin dikutip dari Republika, Jumat (15/8).
Pendistribusian Alquran ini mendapat sambutan sangat positif. Ustaz Khairul Anam, Pimpinan Pondok Pesantren Kasyiful Ulum di Kendari, mengungkapkan rasa terima kasih atas program tersebut.
Dukungan serupa juga datang dari Ustadz Zul Faidin Al Arifin, pengurus Pondok Pesantren Rumah Quran Ahli Zikri Wal Fikri di Konawe.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran BWA. Al-Qur’an ini akan sangat bermanfaat bagi santri-santri penghafal Quran kami dan semoga menjadi amalan jariyah bagi para wakif,” kata dia.
Dengan dukungan berkelanjutan dari para wakif, BWA berharap dapat menjangkau lebih banyak wilayah terpencil di seluruh Indonesia, memastikan setiap Muslim memiliki kesempatan untuk membaca dan menghafal Alquran.
Editor: Muh Fajar








