Berita  

8.973 Rumah Tidak Layak Huni di Sultra Bakal Dibedah

Ilustrasi. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Kabar gembira bagi masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra). Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program Bedah Rumah dengan alokasi fantastis.

Tahun 2026 ini, sebanyak 8.973 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Sultra menjadi target perbaikan.

Peluncuran program ini dilakukan langsung oleh Menteri PKP Maruarar Sirait di Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Jumat (29/5/2026).

Angka ini menunjukkan lompatan besar dibandingkan tahun 2025 yang hanya menyasar 1.129 unit.

Menteri Maruarar Sirait yang akrab disapa Menteri Ara menegaskan bahwa pemerintah serius dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Total anggaran yang disiapkan untuk Sultra mencapai Rp 179,46 miliar.

“Jumlah bantuan rumah di Sulawesi Tenggara tahun ini meningkat sangat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 1.129 unit. Kami berharap ke depan jumlah bantuan dapat terus bertambah,” ujar Menteri Ara saat meninjau langsung lokasi program di Poasia.

Setiap unit rumah akan mendapatkan dana stimulan sebesar Rp20 juta. Dana ini digunakan untuk memperbaiki komponen bangunan agar hunian menjadi lebih sehat, aman, dan layak ditempati.

Berdasarkan data Kementerian PKP, sebaran 8.973 unit bantuan tersebut tidak merata hanya di perkotaan, melainkan menjangkau hingga pelosok wilayah dengan rincian:

  • Wilayah Pesisir: 7.238 unit.
  • Wilayah Perdesaan: 902 unit.
  • Wilayah Perkotaan: 833 unit.

Khusus untuk Kota Kendari, Kementerian PKP mengalokasikan 548 unit yang tersebar di 11 kecamatan. Kecamatan Puuwatu menjadi penerima terbanyak dengan 73 unit, diikuti Kendari Barat (63 unit) dan Kecamatan Kendari (60 unit).

Menteri Ara menegaskan bahwa proses perbaikan rumah akan dimulai pada Juni 2026 dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Agustus 2026.

Untuk memastikan program ini tepat sasaran, ia memberikan apresiasi khusus kepada Badan Pusat Statistik (BPS) atas dukungan data yang akurat.

“Kami berterima kasih kepada Kepala BPS dan seluruh jajaran karena data yang baik menjadi fondasi penting agar program bantuan perumahan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal,” tambahnya.

Dalam peluncuran tersebut, Menteri Ara didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wali Kota Kendari Siska Karina Imran.

Kementerian PKP memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar pengerjaan bedah rumah ini berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sultra.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!