Kendari – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kendari terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Februari 2026, sebanyak 85 persen lebih peserta didik di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara ini telah menikmati program nasional tersebut.
Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) merilis data terbaru terkait operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (4/2). Saat ini, terdapat 31 dapur SPPG yang aktif beroperasi dan tersebar di 11 kecamatan.
Sebelas kecamatan tersebut meliputi Baruga, Wuawua, Kadia, Puuwatu, Kambu, Poasia, Kendari, Kendari Barat, Abeli, Nambo, dan Mandonga. Keberadaan dapur-dapur ini menjadi tulang punggung pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah.
Dari total dapur yang ada, SPPG telah melayani 293 sekolah dengan jumlah penerima manfaat mencapai 59.328 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Program ini menyasar peserta didik mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama.
Kepala Dinas Dikbud Kendari, Saemina, mengungkapkan bahwa capaian program MBG di Kendari telah mencapai 85,12 persen. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemenuhan gizi anak usia sekolah.
Meski demikian, Saemina mengakui masih ada sekolah yang belum terjangkau program ini. Tercatat sebanyak 49 sekolah, mulai dari jenjang TK hingga SMP, dengan total 15.818 siswa belum menerima manfaat MBG.
“Masih ada 14,88 persen peserta didik kita yang belum tersentuh program MBG, termasuk Sekolah Luar Biasa atau SLB,” ujarnya kepada awak media.
Pemkot Kendari menargetkan perluasan jangkauan MBG secara bertahap agar seluruh peserta didik dapat menikmati program tersebut, sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan konsentrasi belajar siswa di sekolah.
Editor: Muh Fajar








