Aksi Bejat Ayah di Kendari Perkosa Anak Kandungnya Berkali-kali


Kendari - Aksi bejat dilakukan seorang pria di Kota Kendari berinisial A (46). Dia tega memperkosa anak kandungnya yang masih di bawah umur hingga berkali-kali.
Pelaku sudah ditangkap Buser 77 Polresta Kendari pada Selasa (5/12) sore atas laporan ibu kandung korban.
"Pelaku sudah kami tangkap, dan langsung ditahan," kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi dalam keterangannya.
AKP Fitrayadi mengatakan, pelaku pertama kali memperkosa korban pada medio Tahun 2021 saat korban masih duduk di bangku kelas 2 SMP.
Saat itu, pelaku mengajak korban berhubungan badan saat ibunya tak ada di rumah, namun korban menolak. Pelaku kemudian mengancam akan menganiaya ibunya jika korban tak mau.
"Korban tetap tidak mau, dia sempat memberontak, tapi karena korban kalah tenaga, akhirnya korban tak berdaya lalu disetubuhi," jelasnya.
Pemerkosaan itu, kata Fitrayadi, terus berlanjut hingga berkali-kali. Terakhir kali pelaku melakukan hal keji kepada darah dagingnya itu pada Senin, 4 Desember 2023 sore di rumahnya.
Aksi bejat itu kemudian dipergoki oleh ibu korban sehingga langsung melapor ke polisi.
Kini A sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 81 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan nak menjadi Undang-undang dengan ancaman 15 tahun penjara.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaSekelompok Mahasiswa di Sultra Gelar Mimbar Demokrasi Singgung Politik Dinasti
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







