Aksi Koboi Ketua Geng Motor Kendari Berujung di Balik Jeruji Besi


Kendari – Nasib AD (17), seorang remaja yang memimpin geng motor "Mexiko 32" di Kota Kendari, berubah drastis dalam waktu singkat.
Sempat bergaya bak koboi jalanan yang menodongkan senjata kepada pelajar, kini ia harus menerima kenyataan pahit.
Dirinya pun tertunduk lesu di bawah pengawalan ketat Tim URC Buser 77 Polresta Kendari, Kamis (4/6/2026).
Tidak ada lagi aura sangar yang dipamerkan saat ia beraksi di jalanan. Saat diamankan petugas, ia hanya bisa berjalan dengan posisi jongkok atau "jalan bebek" menuju ruang pemeriksaan, kontras dengan keberanian palsu yang ia tunjukkan sebelumnya.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan bahwa penangkapan AD berawal dari laporan tindak penganiayaan dan pengancaman terhadap seorang pelajar berinisial JH.
Insiden tersebut terjadi di Jalan Wayong, Kecamatan Kadia, saat AD turun tangan melakukan konfrontasi karena mengira anak buahnya dikejar oleh kelompok pelajar lain.
Dalam aksi tersebut, AD mengarahkan benda menyerupai pistol ke arah korban hingga membuat JH panik dan mengalami kecelakaan lalu lintas.
Namun, drama aksi koboi ini berakhir dengan fakta yang cukup menggelitik. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, benda yang sempat membuat korban ketakutan setengah mati itu ternyata bukan senjata api asli, melainkan korek api gas model pistol.
"Pelaku telah diamankan dan mengakui perbuatannya. Saat ini proses penyidikan masih terus berjalan untuk mendalami motif dan keterlibatan anggota geng motor lainnya," ujar AKP Welliwanto.
AD yang memimpin sembilan anggota geng motor Mexiko 32 kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Korek api yang sedianya dipakai untuk menyalakan rokok, justru menjadi barang bukti utama yang memadamkan "karier" aksi kriminalnya.
Penangkapan ini menjadi peringatan keras bagi kelompok geng motor di Kota Kendari bahwa pihak kepolisian tidak akan mentoleransi aksi-aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.
Polresta Kendari kini terus berkomitmen menjaga Kamtibmas agar remaja di Kendari tidak terjerumus dalam perilaku kriminal yang merusak masa depan mereka sendiri.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPT Elnusa Petrofin Dukung Penuh Satgas Ramadan Idulfitri 2025 PT Pertamina
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







