Kendari – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai komunitas di Kota Kendari menggelar aksi solidaritas di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Mapolda Sultra) pada Minggu (31/8) sore.
Aksi ini ditujukan untuk mengenang sekaligus menuntut keadilan atas meninggalnya Affan, salah seorang pengemudi ojol yang tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.
Sebelum tiba di Mapolda, massa ojol terlebih dahulu berkumpul di kawasan Eks MTQ Kendari. Dengan tertib, mereka bergerak dalam iring-iringan kendaraan roda dua menuju Mapolda. Sekitar pukul 16.57 Wita, mereka tiba di depan gerbang utama Mapolda dan langsung menggelar orasi damai.
Dalam aksi tersebut, para ojol tampak mengenakan atribut komunitas, membawa bendera, foto almarhum Affan, serta petaka hitam sebagai simbol duka cita. Suasana haru menyelimuti jalannya aksi, namun tetap berlangsung tenang dan tertib.
Ketua Asosiasi Ojek Online Kendari (Asoka), Safarudin, menegaskan bahwa aksi ini murni bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama pengemudi ojol, tanpa ada niat membuat kericuhan.
“Kami datang bukan untuk membuat kerusuhan, bukan untuk memprovokasi. Kami datang membawa duka, membawa doa, dan membawa harapan agar kasus ini diusut tuntas,” tegas Safarudin dalam orasinya.
Ia menambahkan, para ojol percaya aparat kepolisian akan bersikap adil dan transparan dalam menangani kasus ini. “Kami hanya meminta kejelasan dan pertanggungjawaban atas insiden yang merenggut nyawa saudara kami,” lanjutnya.
Aspirasi para ojol kemudian ditanggapi langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjabarko. Ia didampingi Danrem 143 Haluoleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiharto, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, serta Kabinda Sultra. Kehadiran pejabat tinggi tersebut membuat massa semakin tenang.
Kapolda beserta jajaran duduk bersila bersama para pengemudi ojol, mendengarkan setiap aspirasi yang disampaikan. Usai audiensi, massa ojol kemudian melaksanakan salat gaib di depan Mapolda Sultra untuk almarhum Affan.
Selanjutnya mereka duduk melingkar bersama Kapolda dan jajaran untuk memanjatkan doa bersama untuk Almarhum Affan.
Hingga berita ini diturunkan pukul 18.45 Wita, situasi di sekitar Mapolda Sultra terpantau aman, damai, dan kondusif tanpa adanya tindakan anarkis.
Editor: Muh Fajar








