Jakarta – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin untuk menyampaikan berbagai hal penting terkait peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di daerahnya. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (10/9).
Dalam kesempatan itu, Bupati La Ode Darwin memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, mulai dari keterbatasan tenaga medis, minimnya sarana dan prasarana kesehatan, hingga sulitnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Menurut Darwin, percepatan realisasi kebijakan kesehatan yang merata dan berpihak pada masyarakat membutuhkan perhatian khusus dari Kemenkes RI.
Ia menyebutkan beberapa kebutuhan mendesak yang perlu segera mendapat dukungan, di antaranya pembangunan rumah sakit pratama di wilayah kepulauan, penambahan ambulans untuk RSUD dan seluruh puskesmas di Muna Barat, serta penyediaan ambulans laut untuk melayani masyarakat pesisir dan kepulauan.
Selain itu, lanjut Darwin, pemenuhan sumber daya manusia (SDM) juga sangat diperlukan, terutama untuk tenaga dokter spesialis. Ia juga menekankan perlunya dukungan rehabilitasi bangunan puskesmas dan puskesmas pembantu.
“Bangunan puskesmas dan pustu itu dibangun sebelum Muna Barat mekar. Sehingga memang butuh perhatian khusus,” ujar Darwin.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas kesehatan masyarakat merupakan prioritas utama Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar).
Oleh karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan, menjadi langkah penting agar pelayanan kesehatan dapat dirasakan lebih merata dan maksimal oleh masyarakat.
Darwin menambahkan, Menteri Kesehatan merespons positif masukan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung kebutuhan Muna Barat, baik melalui penguatan fasilitas kesehatan, distribusi tenaga medis, maupun program-program strategis lainnya di bidang kesehatan.
“Terima kasih Bapak Menteri Kesehatan telah merespons dengan baik dan memberikan perhatian khusus untuk Muna Barat,” kata Darwin.
Lebih lanjut, Darwin mengungkapkan bahwa tahun ini Kementerian Kesehatan akan membangun PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) di Muna Barat dengan anggaran sebesar Rp 172 miliar. Program ini akan dikerjakan langsung oleh Kemenkes.
Sebagai informasi, PHTC merupakan program yang bertujuan mempercepat peningkatan pelayanan kesehatan di daerah-daerah yang membutuhkan, dengan fokus utama pada penguatan infrastruktur, fasilitas, dan sumber daya manusia di rumah sakit daerah. Adv.
Editor: Muh Fajar








