Balita Disandera di Depan Koramil Sampara, Pelaku Dilumpuhkan

Ilustrasi. Foto: Dok. Istimewa.

Konawe – Aksi heroik personel TNI dan kepolisian berhasil menyelamatkan seorang balita perempuan berinisial K (3) yang disandera menggunakan sebilah pisau oleh seorang pria.

Peristiwa mencekam ini terjadi di depan Koramil 1417-07/Sampara, Kelurahan Rawua, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (1/7/2026) pagi.

Pelaku penyekapan diketahui berinisial D (27), warga Desa Totombe yang juga memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Komandan Kodim 1417/Kendari, Kolonel Arm Danny Girsang mengatakan, peristiwa penyanderaan diketahui bermula sekitar pukul 08.30 WITA ketika sejumlah warga berteriak meminta pertolongan di depan Koramil 1417-07/Sampara.

Mendengar teriakan tersebut, personel piket Koramil, Sertu Yusman dan Kopda Laode Ilfan, segera keluar untuk melihat situasi.

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati pelaku menggendong korban sambil menodongkan sebilah pisau dapur. Pelaku kemudian membawa korban masuk ke halaman Koramil.

“Anggota Polsek Sampara yang berada di lokasi langsung melakukan negosiasi dan membujuk pelaku agar melepaskan korban. Namun, pelaku menolak permintaan tersebut dan meminta disiapkan kendaraan untuk meninggalkan lokasi. Melihat situasi yang belum memungkinkan, Sertu Yusman kemudian menginstruksikan Kopda Laode Ilfan untuk masuk ke dalam kantor Koramil dan keluar melalui pintu samping guna mencari posisi yang tepat untuk melakukan penyergapan dari belakang,” beber Kolonel Danny.

Peluang muncul ketika keluarga pelaku datang membawa sepeda motor sesuai permintaan. Saat pelaku lengah dan hendak menaiki motor, Kopda Laode Ilfan bergerak cepat melakukan penyergapan dari arah belakang dan berhasil menarik korban dari gendongan pelaku.

Pada saat bersamaan, anggota Polsek Sampara bersama warga langsung meringkus dan melumpuhkan pelaku. Dalam aksi cepat tersebut, korban berhasil diselamatkan tanpa luka fisik.

Setelah berhasil diselamatkan, balita tersebut sempat mengalami syok dan menangis. Namun, setelah dipastikan kondisinya aman, korban langsung diserahkan kembali kepada pihak keluarga.

Sementara itu, pelaku D kini telah dibawa ke Mapolsek Sampara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami motif di balik aksi nekat penyekapan tersebut dan akan memproses kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!