Bawa Senjata Api Rakitan, 4 Orang Ditangkap Polisi di Bombana


Bombana - Empat orang berinisial HK (30), GS (30), PS (25), dan PA (30) ditangkap personel Polsek Kabaena karena kedapatan membawa senjata api rakitan.
Kapolsek Kabaena, AKP La Ajima, kepada wartawan menjelaskan, awalnya pada Minggu (25/12) bersama anggotanya hendak menuju Desa Tadebura untuk berkoordinasi tentang pemalangan jalan oleh sekelompok warga.
Dalam perjalanan tepatnya di Jalan Poros Tedubara - Lamonggi di Desa Tedubara, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana, pihaknya melihat mobil pick up warna hitam yang mencurigakan.
"Lalu kami datangi mobil tersebut dan kami lakukan pemeriksaan. Bahwa benar, kami temukan senjata api laras panjang rakitan dari tangan HK," jelas AKP La Ajima, Senin (26/12).
"Setelah dilakukan penggeledahan lebih lanjut, kami juga menemukan amunisi di dalam boks," sambungnya.
La Ajima bilang, barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu pucuk senpi laras panjang rakitan, 46 butir amonisi peluru tajam, dua selonsong peluru, enam biji proyektil, dan dua peredam.
Ke empat orang tersebut kemudian dibawa ke Mako Polsek Kabaena untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami masih melakukan pengembangan penyidikan untuk mengungkap alasan para tersangka membawa senjata api rakitan dan diperoleh dari mana," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaGegera Pagar Pembatas, IRT di Konawe Dibacok Tetangganya
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







