Bebas Bersyarat, Nur Alam Masih dalam Bimbingan Bapas hingga 2029


Kendari - Eks Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam bebas bersyarat. Dia bebas bersyarat sejak 16 Januari 2024.
Hal itu dikatakan Kabag Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Deddy Edward Eka Saputra.
"Iya betul, beliau (Nur Alam ) bebas bersyarat sejak tanggal 16 Januari 2024," kata Deddy pada Jumat (19/1) seperti dikutip dari laman Tirto.id.
Menurut Deddy, Nur Alam mendapatkan bebas bersyarat usai memenuhi syarat substantif serta syarat administratif.
Saat ini, kata Deddy, Nur Alam masih dalam bimbingan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kalas I Bandung hingga 27 Januari 2029 mendatang.
"Yang bersangkutan telah memenuhi syarat substantif dan administratif," katanya.
"Saat ini yang bersangkutan berada di bawah bimbingan Bapas Klas I Bandung, dengan masa bimbingan sejak tanggal 16 Januari 2024 hingga 27 Januari 2029," pungkasnya.
Diketahui, Nur Alam bebas bersyarat pada 16 Januari 2024. Usai bebas dari Lapas Sukamiskin, Nur Alam langsung menuju kediamannya di Jakarta dan berkumpul bersama keluarga.
Lalu pada 18 Januari 2024, Nur Alam bersama keluarganya pulang ke Kota Kendari. Dia dijemput dan disambut ratusan orang di Bandara Haluoleo.
Dia kemudian konvoi berkeliling Kota Kendari, kemudian sampat menunaikan salat di Masjid Al Alam, lalu kemudian kembali ke rumah pribadinya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaDr Bahri Fasilitasi Penyelesaian Tunggakan Beasiswa Otsus Papua
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







