Begini Respon NasDem soal Ketua DPRD Sultra Tariala ‘Dicueki’ saat Rakerwil

Sekretaris DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara, Tahir Kimi. Foto: Dok. Sultranesia.com.

Kendari – Polemik soal Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Tariala, yang disebut “dicueki” dalam agenda Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Sekolah Legislatif Partai NasDem mendapat respons dari internal partai.

Sekretaris DPW Partai NasDem Sultra, Tahir Kimi, menanggapi santai sorotan terkait posisi Tariala dalam kegiatan yang digelar di Hotel Claro Kendari, Senin (18/5).

Menurut Tahir, Tariala memang orangnya santai. “Kaka Tariala orangnya santai, beliau memang santai,” singkat Tahir Kimi saat dikonfirmasi Sultranesia.com.

Namun demikian, Tahir tak menjawab saat ditanya apakah sikap NasDem terhadap Tariala berkaitan dengan polemik pergantian posisi Ketua DPRD Sultra.

Sebelumnya, keberadaan La Ode Tariala dalam forum resmi NasDem itu menjadi perhatian. Meski berstatus Ketua DPRD Sultra dan kader NasDem, Tariala terlihat duduk di barisan belakang bersama kader dan simpatisan lainnya.

Padahal, dalam kegiatan tersebut hadir sejumlah petinggi partai dan pejabat daerah, seperti Ketua Bappilu DPP Partai NasDem Prananda Surya Paloh, Ketua DPW NasDem Sultra Ali Mazi, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, hingga Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari.

Tak hanya posisi duduk, foto Tariala juga tidak terlihat dalam baliho kegiatan yang terpasang di area hotel. Nama Tariala pun tidak disebut pembawa acara saat daftar tamu penting dibacakan, meski ia hadir langsung di lokasi acara.

Situasi itu memunculkan spekulasi adanya ketegangan internal di tubuh NasDem Sultra, terutama terkait polemik pergantian Ketua DPRD Sultra.

Diketahui, Partai NasDem sebelumnya telah mengeluarkan keputusan pergantian Ketua DPRD Sultra dari La Ode Tariala kepada Syahrul Said. Surat keputusan tersebut mulai dibacakan sejak 26 November 2025.

Namun hingga kini, proses pergantian belum berjalan dan Tariala masih menjabat sebagai Ketua DPRD Sultra.


Editor: Wiwid Abid Abadi

error: Content is protected !!