Kendari – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan uang tunai sebesar Rp1,2 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan 2026. Penyediaan ini dilakukan melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SIRAMBI) 2026 yang digelar bekerja sama dengan perbankan di seluruh kabupaten dan kota di Sultra.
Kesiapan tersebut disampaikan dalam kegiatan Bincang Bareng Media yang digelar BI Sultra di salah satu warung kopi di Jalan Martandu, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Senin (9/2).
Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, mengatakan kebutuhan penukaran uang rupiah biasanya meningkat signifikan menjelang dan selama Ramadan. Untuk itu, BI bersama perbankan telah menyiapkan layanan penukaran uang dengan total nilai mencapai Rp1,2 triliun.
“Selama bulan Ramadan, kebutuhan masyarakat terhadap penukaran uang rupiah cukup tinggi. Karena itu kami bersama perbankan menyediakan layanan penukaran uang rupiah, yang diakses melalui sistem digital, dengan total sekitar Rp1,2 triliun,” ujar Edwin.
Edwin menjelaskan, pada setiap layanan penukaran, masyarakat dapat menukarkan uang hingga Rp5.300.000 per orang dengan pecahan mulai dari Rp1.000 sampai Rp50.000. Kuota layanan ditetapkan sebanyak 1.000 orang per hari atau setara Rp5,3 miliar.
Layanan penukaran perdana akan digelar di kawasan Tugu Eks MTQ Kendari pada 10 hingga 12 Maret 2026. Selain itu, BI Sultra juga membuka layanan penukaran uang di loket-loket perbankan serta sejumlah titik keramaian lainnya di berbagai daerah.
“Penukaran uang juga tersedia di loket perbankan dengan kuota sekitar 100 paket per loket per bank. Selain itu, ada layanan di komunitas dan tempat ibadah dengan total 57 loket, kuota 300 paket di enam lokasi, dan dilaksanakan sebanyak sembilan kali layanan,” jelasnya.
Seluruh rangkaian layanan penukaran uang rupiah ini akan berlangsung mulai 25 Februari hingga 13 Maret 2026. Melalui program SIRAMBI 2026, BI Sultra berharap kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan selama Ramadan dapat terpenuhi dengan baik dan merata di seluruh wilayah Sultra.
“Harapannya, selama bulan Ramadan ini kebutuhan penukaran uang masyarakat dapat terserap secara optimal,” pungkas Edwin.
Editor: Muh Fajar








