Bongkar Potensi Gangguan! Klinik 2 Rutan Kendari Digeledah Tim Keamanan


Kendari - Tim Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas IIA Kendari menggelar razia menyeluruh di Klinik 2 (K2), Kamis (17/7), sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi tiga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tengah menjalani masa orientasi.
“Kegiatan penggeledahan atau razia ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Kepala Rutan Kelas IIA Kendari, Rikie Noviandi Umbaran, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Razia dilakukan secara intensif, menyasar setiap sudut Klinik 2 dan memeriksa satu per satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Seluruh barang di area tersebut turut diperiksa untuk memastikan tidak ada benda terlarang yang dapat membahayakan keamanan rutan.
“Razia kali ini melibatkan tiga orang CPNS Rutan Kendari yang sedang dalam tahap orientasi dan pengenalan lingkungan kerja,” ujarnya.
Selain praktik langsung, para CPNS juga diberikan pembekalan mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) penggeledahan. Mereka dikenalkan pada jenis barang yang dilarang berada di dalam blok hunian serta teknis pelaksanaannya di lapangan.
Langkah ini dilakukan untuk menguatkan pemahaman dan kesiapan CPNS dalam mengimplementasikan teori yang mereka peroleh selama masa orientasi di Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara.
Tak hanya fokus pada benda terlarang, tim juga mengecek sarana dan prasarana pendukung keamanan serta kebersihan di Klinik 2.
“Penggeledahan rutin seperti ini dilakukan dua kali seminggu untuk memastikan situasi rutan tetap kondusif dan aman dari segala bentuk potensi gangguan,” pungkas Rikie.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaKemenko PMK Matangkan STQH Nasional 2025 di Kendari, Presiden Dijadwalkan Hadir
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







