Daerah  

Bupati Cup Konawe Dibuka, PT SCM Perkuat Kolaborasi Olahraga dan Pembangunan Daerah

Bupati Konawe Yusran Akbar berfoto bersama para atlet dan official tim saat pembukaan Turnamen Sepakbola Bupati Cup Konawe Bersahaja di Lapangan Sepakbola Niranuang, Kecamatan Unaaha, Minggu (14/12). Foto: Dok. Istimewa.

Konawe – Keterlibatan perusahaan tambang dalam pembinaan olahraga kembali mencuat. PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM), perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Routa, menunjukkan dukungan konkret terhadap penyelenggaraan turnamen sepakbola Bupati Cup Konawe Bersahaja yang resmi dibuka oleh Bupati Konawe Yusran Akbar, Minggu (14/12).

Dukungan ini menegaskan arah kolaborasi antara sektor industri ekstraktif dan agenda pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Turnamen yang digelar di Lapangan Sepakbola Niranuang, Kecamatan Unaaha, tersebut menjadi salah satu program strategis Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe dalam pembinaan atlet muda dan penguatan sepakbola lokal.

PT SCM disebut aktif memberikan dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan olahraga yang digagas pemerintah daerah, sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan.

Chief of Compliance PT SCM, Muhammad Toha, menyebut turnamen Bupati Cup Konawe Bersahaja tidak sekadar ajang kompetisi olahraga.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki dimensi sosial dan pembangunan yang lebih luas, terutama dalam membangun sinergi antar pemangku kepentingan.

“Ini kegiatan positif yang harus disupport semua pihak. Kami pun sangat mengapresiasi inisiatif Pemda Konawe menggelar turnamen olahraga semacam ini,” kata Chief of Compliance PT SCM, Muhammad Toha.

Ia menegaskan, dukungan perusahaan tidak berhenti pada satu momentum kegiatan saja, melainkan akan terus berlanjut seiring dengan kebijakan pembangunan daerah.

“PT SCM akan terus berperan aktif dan mendukung program kebijakan pemerintah untuk memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat Konawe secara umum,” ungkapnya.

Turnamen Bupati Cup Konawe Bersahaja tahun ini diikuti 16 tim yang mewakili delapan kecamatan serta sejumlah klub sepakbola lokal.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp100 juta, menjadikan ajang ini sebagai salah satu kompetisi sepakbola daerah dengan nilai hadiah terbesar di Konawe.

Sejumlah tim kecamatan seperti Unaaha, Kapoiala, Latoma, Soropia, Wonggeduku, Sampara, Besulutu, dan Puriala turut ambil bagian, bersama klub-klub lokal seperti Anakia FC, Amesiu FC, Unaaha FC, Erfa FC, Barata I’hana FC, Monapa FC, dan Morosi Utama FC.

Bupati Konawe Yusran Akbar menegaskan bahwa turnamen ini dirancang bukan hanya untuk melahirkan juara, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga.

“Turnamen ini bukan hanya tentang menang dan kalah. Tetapi juga tentang membangun kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengembangkan potensi sepakbola daerah,” ujar Bupati Yusran Akbar dalam sambutannya.

Lebih jauh, Yusran Akbar mengungkapkan ambisi Pemda Konawe agar Bupati Cup tidak berhenti sebagai turnamen tahunan semata.

Ia menargetkan ajang ini dapat berkembang secara berjenjang dan profesional, bahkan terhubung dengan kompetisi resmi nasional.

“Harapan saya, ajang Bupati Cup kedepan bisa mengikuti Liga 4. Semoga penyelenggaraan berikutnya dapat lebih meriah lagi dan melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat mengharumkan nama Konawe,” harapnya.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!