Butuh 7 Bulan Pengintaian, Kurir 6 Kg Sabu yang Ditangkap Polda Sultra Ternyata Jaringan Internasional


Kendari - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengungkap jaringan narkoba besar yang melibatkan peredaran sabu lintas negara. Setelah tujuh bulan pengintaian, seorang kurir berinisial DP (29) yang membawa 6,5 kilogram sabu akhirnya diringkus dalam pengejaran dramatis di Kota Kendari.
Pengungkapan ini dipaparkan dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko di Aula Direktorat Narkoba Polda Sultra, Rabu (3/12). Ia didampingi Dirresnarkoba Kombes Pol Bambang Sukmo Wibowo dan Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian.
Irjen Didik menjelaskan, penangkapan ini merupakan hasil tindak lanjut dari pengembangan kasus yang sebelumnya diungkap Subdit II Ditresnarkoba pada Mei 2025.
Petugas melakukan pengolahan dan analisa data digital selama berbulan-bulan hingga mendeteksi adanya pengiriman sabu dari Malaysia yang masuk melalui Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah.
Dari hasil pelacakan, tim menemukan adanya mobil rental luar provinsi yang dicurigai kerap digunakan jaringan tersebut. Kecurigaan mengerucut pada sebuah Daihatsu Sigra putih yang melaju menuju wilayah Sulawesi Tenggara.
Ketika tiba di perbatasan, kendaraan itu berhasil diidentifikasi. Namun saat petugas berusaha menghentikannya, pelaku justru tancap gas dan memicu aksi kejar-kejaran.
Drama pengejaran itu berakhir di depan Grapari Kendari pada Selasa (3/12), setelah petugas terpaksa menabrakkan mobil dinas untuk menghentikan laju kendaraan pelaku.
Setelah berhasil dilumpuhkan, petugas menemukan 6,5 kilogram sabu di dalam mobil. Pengembangan berlanjut ke tempat kos pelaku, di mana polisi kembali menemukan 92 gram sabu tambahan.
Kapolda menegaskan bahwa pelaku merupakan bagian dari jaringan internasional yang selama ini menyuplai sabu ke berbagai wilayah di Indonesia.
Ia menekankan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polda Sultra dalam memutus rantai peredaran narkotika yang mengancam masa depan generasi muda.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaBuronan Begal Sadis Dibekuk Polisi di Kendari, Ini Tampangnya
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







