Call Center 112 Kendari Terima 418 Panggilan Sepanjang Mei 2026


Kendari – Layanan darurat Call Center 112 Kota Kendari kini telah menjadi nadi utama bagi masyarakat dalam melaporkan berbagai masalah kota.
Sepanjang Mei 2026, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari mencatat sebanyak 418 laporan warga telah masuk dan diteruskan kepada instansi terkait untuk segera ditindaklanjuti.
Tingginya antusiasme masyarakat ini berbanding lurus dengan jumlah panggilan yang masuk. Tercatat ada 3.971 panggilan telepon, di mana 3.068 di antaranya merupakan laporan valid.
Angka ini menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan publik terhadap respons cepat pemerintah kota.
Berdasarkan data yang dirilis Diskominfo, permasalahan yang paling sering dihadapi warga Kendari selama Mei didominasi oleh kendala infrastruktur dasar. Gangguan jaringan listrik dari PLN menempati urutan pertama dengan 113 aduan.
Selain itu, masalah lingkungan dan kebencanaan juga menjadi sorotan. Berikut adalah daftar instansi yang paling banyak menerima aduan:
BPBD: 73 laporan (terkait kebencanaan/banjir).
PLN: 64 laporan (terkait gangguan listrik).
Damkar: 45 laporan (terkait kebakaran dan evakuasi).
Dinas Perhubungan: 39 laporan (terkait lampu jalan/fasilitas umum).
Dinas Sosial: 38 laporan (terkait bantuan sosial).
Data dari layanan 112 ini juga memberikan gambaran transparan mengenai kinerja instansi di lingkungan Pemkot Kendari. Hasilnya pun cukup beragam.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP tampil sebagai instansi dengan kinerja paling sigap. Mereka berhasil menuntaskan 100 persen laporan yang masuk. Dinas Sosial pun mencatat capaian impresif dengan tingkat penyelesaian laporan mencapai 97 persen.
Namun, di sisi lain, beberapa instansi masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup besar. Instansi seperti DLHK, Dinas Perhubungan, hingga PUPR masih mencatat persentase penyelesaian laporan yang rendah, bahkan beberapa laporan belum terselesaikan hingga akhir Mei.
Kepala Diskominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengapresiasi masyarakat yang telah aktif melaporkan kondisi di lingkungan mereka. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat menggunakan kanal 112 ini hanya untuk kepentingan darurat.
"Kami meminta masyarakat menggunakan layanan ini dengan bijak, sebab layanan ini digunakan untuk kegawatdaruratan," tegas Sahuriyanto.
Data ini menjadi potret sekaligus alat evaluasi bagi pemerintah kota untuk terus meningkatkan pelayanan.
Laporan yang masuk ke 112 bukan sekadar angka, melainkan indikator kebutuhan mendesak masyarakat yang menuntut respons cepat dari setiap instansi terkait di Kendari.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaBerkat Laporan Warga, Imigrasi Kendari Deportasi 4 WNA Bermasalah
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







