Curi Material Proyek Hotel Puluhan Juta, Pria di Kendari Ditangkap Polisi saat Teler Sabu


Kendari - Tim Resmob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap kasus pencurian material bangunan di lokasi proyek pembangunan hotel di Kota Kendari. Seorang pria bernama Kinanjar (30) ditangkap saat berada di kawasan Jalan Laode Hadi, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 19.00 Wita.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan hilangnya sejumlah material bangunan di proyek hotel yang berlokasi di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Bende.
Akibat kejadian tersebut, pelapor bernama Asriadi Laksana (29) mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 88,7 juta.
Kanit Resmob Polda Sultra, Iptu Bangga, menjelaskan bahwa tim langsung melakukan penyelidikan intensif setelah menerima laporan pada 26 Februari 2026.
Dari hasil penelusuran dan rekaman CCTV di sekitar lokasi, kata dia, terlihat sebuah mobil pick up berwarna putih masuk ke area proyek dan keluar dengan membawa atap spandek serta sejumlah material lainnya.
“Dari rekaman CCTV, kami mengidentifikasi kendaraan yang digunakan pelaku. Mobil pick up tersebut kemudian berhasil kami lacak,” ujar Iptu Bangga, Senin (2/2).
Polisi menemukan kendaraan tersebut beserta pemiliknya, seorang sopir jasa angkut bernama Hayat. Dari hasil pemeriksaan, sopir mengaku hanya menerima pesanan angkut dan tidak mengetahui bahwa barang yang dibawanya merupakan hasil pencurian.
“Yang bersangkutan hanya menerima order jasa angkut. Ia tidak mengetahui barang tersebut merupakan hasil tindak pidana,” jelasnya.
Berbekal keterangan sopir, tim kemudian mengidentifikasi nomor telepon serta keberadaan terduga pelaku. Polisi mendapat informasi bahwa Kinanjar sedang berada di sebuah rumah makan di sekitar Jalan Laode Hadi. Tim pun bergerak cepat dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
Dari pemeriksaan awal, Kinanjar mengakui menggunakan modus menyewa mobil pick up untuk mengangkut material curian, lalu menjualnya kepada pembeli. Aksi tersebut disebut telah dilakukan beberapa kali dalam rentang waktu berbeda di lokasi proyek yang sama.
Iptu Bangga juga mengungkapkan bahwa Kinanjar merupakan residivis kasus penganiayaan. Saat diamankan, pelaku diduga masih berada di bawah pengaruh narkotika jenis sabu.
Saat ini, pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat serta menelusuri barang bukti yang belum ditemukan.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaCabuli Bocah Kelas 1 SD, Pria di Buton Ditangkap Polisi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







