Daerah  

CV Vintara Mitra Utama Dinilai Abaikan Tenaga Lokal di Proyek Labkesmas Muna Barat

Lokasi pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Muna Barat yang dikerjakan oleh CV Vintara Mitra Utama, Sabtu (30/8).

Muna Barat – Proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Muna Barat senilai Rp12,86 miliar kembali menjadi sorotan publik.

Warga menilai pelaksana proyek, CV Vintara Mitra Utama, mengabaikan tenaga kerja lokal, meski sebelumnya telah ada kesepakatan untuk mengutamakan warga setempat.

Ancaman dari warga Desa Nihi, Kecamatan Sawerigadi, pun mengemuka. Mereka bersiap menyegel proyek apabila tuntutan pemberdayaan tenaga kerja lokal tidak dipenuhi.

Salah satu warga, Kadir, menuturkan bahwa sejak awal pembangunan, perusahaan hanya menggunakan pekerja dari luar wilayah.

“Mereka hanya melibatkan pekerja (tukang) dari luar. Sementara warga di sini banyak juga tukang. Kita mendaftar untuk masuk kerja tapi ditolak sementara pekerjaan sudah berjalan. Sama halnya kita hanya jadi penonton di kampung sendiri,” ujar Kadir, Jumat (29/8).

Ironisnya, kondisi ini terjadi meski pemerintah desa, perusahaan, dan warga sebelumnya telah menyepakati pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Di lapangan, pekerjaan justru dikuasai oleh pekerja dari luar Muna Barat, mulai dari kuli hingga tukang.

Menanggapi sorotan warga, Fandi, Penanggung Jawab proyek, menjelaskan bahwa saat ini tenaga lokal belum diterima karena proyek masih dalam tahap pembesian.

“Insyaallah kita tetap prioritaskan tenaga lokal dalam pengerjaan proyek ini. Nanti saat pengecoran kita berdayakan mereka. Kita bersabar saja,” kata Fandi, Sabtu (30/8).

Fandi menambahkan, jumlah tenaga lokal yang saat ini bekerja baru tujuh orang, sama dengan pekerja dari luar, sehingga total pekerja di lapangan baru 14 orang.

Ia menegaskan perusahaan tidak menolak warga yang ingin bekerja, dengan syarat koordinasi melalui mandor yang telah ditunjuk.

“Nanti tukang koordinasikan kembali ke mandor untuk para calon tukang yang ingin melamar kerja di sini. Koordinator tukang juga orang lokal juga. Tidak ada masalah,” ujarnya.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!