Dari Lahan Sempit hingga Panen Melon, Ini yang Dicek Kakanwil Ditjenpas Sultra di Rutan Unaaha

Kakanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, memetik langsung buah melon hasil budidaya warga binaan di Rutan Kelas IIB Unaaha. Panen ini menjadi bukti optimalisasi program ketahanan pangan meski dilakukan di lahan yang terbatas. Foto: Dok. Sultranesia.com.

Konawe – Hari libur tidak menghalangi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulardi, untuk turun langsung ke lapangan.

Pada Minggu (4/1), Sulardi melakukan peninjauan langsung ke Rutan Kelas IIB Unaaha, Kabupaten Konawe, guna memastikan program ketahanan pangan dan pelayanan warga binaan pemasyarakatan (WBP) tetap berjalan optimal tanpa kompromi.

Peninjauan difokuskan pada implementasi ketahanan pangan yang dijalankan di tengah keterbatasan lahan.

Di Rutan Unaaha, lahan sempit dimanfaatkan secara maksimal untuk budidaya melon dan nanas Bogor yang dikelola langsung oleh warga binaan di bawah pengawasan petugas.

Tidak sekadar meninjau, Sulardi bersama jajaran Rutan Unaaha ikut melakukan panen melon dan nanas, sebagai bentuk verifikasi langsung atas keberlanjutan program tersebut.

Program ketahanan pangan ini disebut menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Asta Cita Presiden RI.

“Ketahanan pangan di rutan bukan sekadar program administratif. Ini menyangkut pembinaan, kemandirian, dan keberlanjutan. Karena itu harus kita pastikan benar-benar berjalan di lapangan,” tegas Sulardi di sela peninjauan.

Selain sektor pangan, Kakanwil juga menelusuri langsung pelayanan dasar bagi WBP, mulai dari layanan kesehatan, pemenuhan hak-hak warga binaan, hingga kondisi keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penurunan kualitas layanan meski berada di hari libur.

“Pelayanan dan pembinaan warga binaan tidak mengenal hari kerja atau hari libur. Negara harus hadir setiap waktu,” lanjutnya.

Kehadiran pimpinan wilayah di hari libur dinilai sebagai bentuk pengawasan langsung sekaligus peringatan moral bagi jajaran pemasyarakatan agar tidak lengah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha, Nurhadi, mengapresiasi peninjauan langsung tersebut. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjaga kualitas pembinaan dan pelayanan.

“Rutan Unaaha berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, serta mendukung penuh program ketahanan pangan yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Nurhadi.

Dengan peninjauan langsung ini, Ditjen Pemasyarakatan Sultra berharap program ketahanan pangan dan pelayanan WBP di Rutan Unaaha tidak berhenti sebagai agenda simbolik, melainkan terus berjalan berkelanjutan, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan serta institusi pemasyarakatan secara keseluruhan.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!