Baubau – Seperti bayangan yang mengaburkan pandangan, dahan-dahan pohon di jalan-jalan umum Kota Baubau telah lama menutupi sinyal peringatan bagi para pengendara.
Lampu lalu lintas yang seharusnya menjadi panduan kini seolah tenggelam dalam rimbunnya dedaunan.
Tak ingin menunggu lebih lama, Satlantas Polresta Baubau turun tangan. Pada Selasa (04/03), mereka melakukan pembersihan dan pemangkasan dahan yang menghalangi traffic light di Simpang Empat Tugu Kirab, Kelurahan Nganganaumala, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau.
“Traffic light ini sangat penting bagi pengendara. Banyak pengendara yang tidak melihat nyala traffic light,” ujar Kasatlantas Polresta Baubau, Iptu Andi Burhanuddin, melalui Kanit Kamsel, Aiptu Muh. Fitrah.
Dahan yang terus merayap dan menutupi rambu-rambu lalu lintas menjadi ancaman terselubung. Tak sedikit pengendara yang tidak menyadari pergantian warna lampu, menciptakan potensi bahaya yang mengintai di persimpangan.
“Pengendara dapat melihat rambu-rambu lalu lintas dengan lebih baik sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan,” kata Muh. Fitrah, menegaskan urgensi tindakan ini.
Lebih dari sekadar pemangkasan, aksi ini menjadi simbol ketertiban di jalan raya. Jalan yang rapi, rambu yang jelas, dan infrastruktur yang terjaga adalah kunci utama keselamatan. Satlantas pun berencana melakukan pemantauan rutin agar ancaman tak kembali bersembunyi di balik dedaunan.
“Ini juga demi menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di traffic light,” tegas Muh. Fitrah.
Satu per satu, hambatan di jalan diangkat. Satlantas Baubau memastikan tak ada lagi yang menghalangi pengendara dalam melihat isyarat perjalanan mereka. Sebab, di jalan raya, satu isyarat yang terlewat bisa menjadi awal dari petaka.
Editor: Denyi Risman