Kendari – Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara (Sultra) ternyata sempat mengajukan permintaan tambahan anggaran untuk pelaksanaan HUT Sultra ke-62 tahun 2026.
Namun, permintaan tersebut ditolak dan tidak dapat direalisasikan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran. Hal ini terungkap dari keterangan resmi Plt Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, pada Selasa (31/3).
Andi Syahrir menjelaskan, anggaran pelaksanaan Harmoni HUT Sultra 2026 yang bersumber dari APBD 2026 ditetapkan sebesar Rp 1,97 miliar.
“Sebelumnya, Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai leading sector penyelenggaraan HUT Sultra mengajukan permintaan penambahan anggaran sebesar Rp 1,69 miliar sehingga total anggaran mencapai Rp 3,66 miliar dibulatkan menjadi Rp 3,7 miliar,” kata Andi Syahrir.
“Namun, pertimbangan efisiensi dan semangat kesederhanaan tanpa mengurangi kemeriahan, permintaan penambahan anggaran itu tidak direalisasikan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan perayaan HUT ke-62 Provinsi Sultra dikemas dalam bentuk event Harmoni Sultra 2026 dengan pusat kegiatan di Kota Kendari.
Kota Kendari diusulkan sebagai lokasi penyelenggaraan melalui rapat koordinasi antara Dinas Pariwisata Provinsi bersama 17 Dinas Pariwisata kabupaten/kota se-Sultra pada 28 Januari 2026.
“Secara umum, kabupaten kota tidak memiliki anggaran yang memadai untuk membiayai pelaksanaan HUT Sultra, sehingga diambil jalan tengah yang dapat diterima semua peserta rapat bahwa Kota Kendari menjadi lokasi paling ideal di tengah kebijakan efisiensi,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan yang disiapkan meliputi pameran UMKM, pawai budaya, lulo massal, atraksi dirgantara seperti flypass pesawat tempur dan demo terjun bebas, berbagai lomba, festival, kegiatan sosial, hingga hiburan berupa drama musikal kolosal serta penampilan artis lokal dan nasional.
Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, lanjut Andi Syahrir, menegaskan bahwa perayaan HUT Sultra merupakan pesta rakyat yang diharapkan memberi dampak ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat, dengan tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, serta menjaga kebersihan sebelum, saat, dan setelah perayaan.
Editor: Muh Fajar








