Dugaan Korupsi Penambangan Nikel PT Mandala Jayakarta Naik ke Penyidikan


Kendari - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) meningkatkan status ke tahap penyidikan pada kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan penambangan nikel yang dilakukan PT Mandala Jayakarta.
"Sudah penyidikan," ungkap Asisten Kejati Sultra, Muh Ilham, Kamis (26/2) malam.
Saat ini, kata dia, penyidik Pidsus Kejati Sultra tengah fokus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
"Dan masih tahap pemeriksaan saksi-saksi,” ungkapnya.
Diketahui, kasus dugaan korupsi penambangan nikel yang diduga dilakukan PT Mandala Jayakarta ini berada di Desa Boelambo, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara (Konut) sejak 2015 hingga 2021.
Kasus ini sudah diselidiki Kejati sejak 7 Agustus 2025 lalu, dan tertuang dalam Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra Nomor: Print-D6a/P.3/Fd.1/08/2025.
Dalam dokumen Surat Perintah Penyelidikan itu, PT Mandala Jayakarta diduga melakukan penyalahgunaan dengan menambang di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) tanpa mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).
Selain itu, perusahaan juga disebut tidak menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari aktivitas penambangannya, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, tim penyidik Kejati Sultra telah meminta keterangan sejumlah pihak terkait. Salah satu saksi yang sudah diperiksa adalah Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sultra.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPertamina Regional Sulawesi Bagikan Takjil di 178 SPBU Selama Ramadan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







