Dugaan Penggelapan, Andi Ady Aksar Dijadwalkan Diperiksa Polisi Hari Ini


Kendari - Penyidik Satreskrim Polresta Kendari kembali menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan terhadap Andi Ady Aksar (AAA) terkait kasus dugaan penggelapan.
Hal itu dibenarkan Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman, saat dikonfirmasi Sultranesia.com.
Ketua DPD Partai Gerindra Sultra itu dijadwalkan akan diperiksa oleh penyidik hari ini di Mapolresta Kendari pada, Selasa, 28 Februari 2023.
"Benar, bahwa hari ini kami kembali menjadwalkan memanggil saudara AAA (Andi Ady Aksar) untuk diperiksa sebagai saksi, namun hingga pukul 12.00 WITA, yang bersangkutan belum hadir," kata Kombes Eka.
"Kami akan kembali menerbitkan surat panggilan kedua jika hari ini yang bersangkutan tidak hadir," sambung mantan Dirresnarkoba Polda Sultra ini.
Jika pada panggilan kedua juga tak dihadiri, kata Eka, pihaknya akan melakukan penjemputan paksa. "Jika surat panggilan kedua yang bersangkutan tetap tidak hadir, maka yang ketiga kami akan lakukan upaya penjemputan paksa," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Andi Ady Aksar dilaporkan oleh Komisaris PT Kabaena Kromit Pratama (PT KKP), Arinta Nila Hapsari, ke Polresta Kendari atas kasus dugaan penggelapan dalam jabatan.
Kasus itu dilaporkan pada 23 November 2022 silam. Dalam kasus yang dilaporkan tersebut, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi.
Dan pada awal Februari 2023 lalu, penyidik Polresta Kendari juga telah menaikan status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan.
Andi Ady Aksar yang dikonfirmasi Sultranesia.com melalui pesan singkat whatsapp pada Selasa (28/2) sekitar pukul 13.05 WITA terkait pemanggilan pemeriksaan itu tak merespon hingga berita ini diterbitkan. Andi Ady Aksar tampal membaca konfirmasi yang dikirim Sultranesia.com pukul 13.30 WITA, namun tak membalasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaJelang Ramadan Polres Konut Gelar Latihan Pra Operasi Pekat Anoa 2023
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







