Fakta Baru Kasus Penikaman di The Park Kendari, Korban Ternyata Anggota Korem 143 Halu Oleo


Kendari - Kasus penikaman di depan pusat perbelanjaan The Park, Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, ternyata menyasar korban yang bukan orang biasa. Belakangan terungkap, korban adalah seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Korem 143/Halu Oleo.
Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Dandim 1417 Kendari, Letkol Inf Herry Indriyanto.
“Iya benar, anggota Korem,” ujarnya saat ditanyakan persoalan tersebut, Minggu (24/8).
Kebenaran itu juga ditegaskan oleh Danden POM XIV/3 Kendari, Letnan Kolonel CPM Haryadi Budaya Pela. Ia menambahkan, kasus penikaman ini tengah ditangani pihak Polresta Kendari.
“Yang menangani Polresta Kendari, pelakunya sipil,” kata Haryadi.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau belum memberikan tanggapan terkait kondisi korban maupun perkembangan penyelidikan.
Sebelumnya, korban ditikam oleh seorang juru parkir (jukir) ilegal pada Sabtu (23/8) malam. Peristiwa terjadi saat korban hendak meninggalkan kawasan The Park dan berjalan menuju mobilnya yang diparkir di tepi jalan.
Seorang saksi berinisial A (18) menuturkan, pelaku meminta biaya parkir, namun korban meminta karcis terlebih dahulu. Adu mulut pun tak terhindarkan.
“Ini tukang parkir (IP) dia minta uang parkir Rp5 ribu, tetapi mungkin ada miskomunikasi, makanya ribut,” ucap A.
A menambahkan, korban sempat mendorong pelaku terlebih dahulu. Diduga tersulut emosi, pelaku kemudian menikam dada korban menggunakan benda tajam.
“Korban sempat mendorong duluan, lalu tukang parkir balas menikam dada korban,” ungkapnya.
Usai kejadian, pelaku melarikan diri. Warga sekitar segera melaporkan ke pihak kepolisian, yang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.
Kejadian ini menuai sorotan tajam publik, terutama karena terjadi di tengah gencarnya operasi Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Operasi Penanganan Aksi Premanisme dan Pungutan Liar (Pungli) 2025 Polda Sultra, yang menertibkan praktik parkir ilegal di Kendari.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaDugaan Kongkalikong Proyek Labkesmas Muna Barat, Pemenang Baru Muncul Setelah Tender Ulang
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







