Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, membagikan benih padi unggul ‘Sanggoleo Sultra’ kepada sejumlah kelompok tani di Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Selasa (20/1).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan panen perdana hasil perbanyakan benih padi, sebagai bagian dari penguatan program benih mandiri yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Program benih mandiri diproyeksikan menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan produksi pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa program tersebut tidak sekadar berorientasi pada penyediaan benih, tetapi membangun sistem perbenihan yang berkelanjutan dan berpihak kepada petani.
Menurut Andi Sumangerukka, ketersediaan benih unggul yang terjamin mutunya merupakan fondasi penting bagi peningkatan produktivitas padi.
Karena itu, Pemprov Sultra berkomitmen membangun ekosistem perbenihan yang kuat, mulai dari proses produksi hingga distribusi ke petani.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara melalui UPTD Balai Perbanyakan Benih Tanaman Pangan bertanggung jawab menjaga kemurnian serta kualitas genetik benih padi Sanggoleo Sultra.
Benih tersebut kemudian diperbanyak oleh penangkar benih lokal yang telah dibina secara berkelanjutan.
Untuk memastikan benih yang beredar memenuhi standar, seluruh tahapan perbenihan diawasi secara ketat oleh UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan.
Pengawasan ini dilakukan guna menjamin benih yang diterima petani benar-benar bermutu dan bersertifikat, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan petani terhadap benih lokal.
Melalui mekanisme tersebut, Gubernur berharap petani tidak lagi kesulitan memperoleh benih padi unggul yang sesuai dengan karakteristik lahan dan agroekosistem di Sulawesi Tenggara.
Dengan dukungan benih berkualitas, produksi dan produktivitas padi diharapkan meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada naiknya pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan program benih mandiri, mulai dari jajaran Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, para penangkar benih, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani.
Ia berharap panen perdana benih padi Sanggoleo Sultra ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor serta memperluas pelaksanaan program benih mandiri ke seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara, guna mendukung terwujudnya swasembada dan ketahanan pangan daerah maupun nasional. Rilis.
Editor: Muh Fajar








