Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, memastikan tidak ada kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sultra. Masyarakat pun diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Imbauan ini disampaikan menyusul isu kelangkaan BBM yang beredar dalam beberapa hari terakhir dan memicu kekhawatiran warga.
Menurut Andi Sumangerukka, kondisi distribusi dan stok BBM hingga saat ini masih normal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Tidak ada kelangkaan. Buktinya saat ini semuanya berjalan normal. Kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya usai memimpin apel gabungan di Kantor Gubernur, Senin (6/4).
Ia juga menegaskan belum ada kebijakan kenaikan harga BBM, yang biasanya menjadi pemicu kepanikan di tengah masyarakat.
“Kalau tidak ada kenaikan harga, biasanya masyarakat tidak perlu panik. Kenyataannya tidak ada kenaikan,” jelasnya.
Gubernur mengaku hingga kini belum menerima laporan adanya kekurangan stok BBM di lapangan. Ketersediaan dinilai masih mencukupi.
“Sampai saat ini saya belum mendapat laporan adanya kekurangan. Jadi buat apa panik,” tegasnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya dan meminta warga mengacu pada informasi resmi pemerintah.
“Percayakan pada pemerintah. Informasi resmi pasti disampaikan melalui pemerintah daerah, baik gubernur maupun bupati dan wali kota,” tambahnya.
Untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, Pemprov Sultra dalam waktu dekat akan menggelar operasi pasar.
“Kita akan lakukan operasi pasar, cek harga dan ketersediaan. Intinya semua masih normal,” pungkasnya.
Editor: Muh Fajar








