Guru Besar UI: Survei Litbang Kompas Penting untuk Evaluasi Kinerja Lembaga


Kendari - Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meliala, menilai hasil survei Litbang Kompas mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap institusi negara memiliki peran penting sebagai bahan evaluasi bagi setiap lembaga, termasuk Kepolisian Republik Indonesia.
Menurut Adrianus, survei opini publik tidak hanya menggambarkan persepsi masyarakat pada periode tertentu, tetapi juga dapat menjadi acuan untuk memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat profesionalisme, serta meningkatkan kinerja institusi.
"Survei seperti ini penting sebagai cerminan persepsi publik pada suatu waktu tertentu. Hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat profesionalisme, dan mendorong perbaikan kinerja institusi," ujarnya, Sabtu (27/6/2026).
Ia menjelaskan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sebuah lembaga dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pengalaman masyarakat saat menerima pelayanan, pemberitaan di media massa dan media sosial, hingga keberhasilan institusi dalam menangani persoalan yang menjadi perhatian publik.
Karena itu, Adrianus menekankan pentingnya konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi faktor utama dalam membangun sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat.
"Pelayanan yang responsif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan menjadi kunci dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat," katanya.
Adrianus juga mengingatkan agar hasil survei tidak dipandang semata sebagai tolok ukur keberhasilan atau kegagalan sebuah institusi. Sebaliknya, hasil tersebut perlu dimaknai sebagai masukan yang konstruktif untuk memperbaiki kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
Ia berharap hasil survei Litbang Kompas dapat menjadi momentum bagi seluruh institusi negara untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara, termasuk dalam bidang penegakan hukum, dapat terus terjaga dan meningkat.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaSindikat Penggelapan Motor di Kendari Diringkus, Uangnya Dipakai Beli Sabu
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







