Hafalan Juz 30 hingga Introspeksi Petugas, Ini Potret Refleksi Akhir Tahun Rutan Unaaha

Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha, Nurhadi, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Refleksi Akhir Tahun, Rabu (24/12). Foto: Dok. Istimewa.

Konawe – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Unaaha, Kabupaten Konawe, menggelar Refleksi Akhir Tahun, Rabu (24/12), sebagai ajang evaluasi kinerja sekaligus penguatan integritas dan pembinaan keagamaan bagi petugas serta warga binaan.

Kegiatan yang mengusung tema “Mengukir Prestasi, Menguatkan Integritas, Melangkah Menuju Tahun 2026” ini menegaskan bahwa refleksi akhir tahun tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas, pembinaan mental, serta pembentukan karakter di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha, Nurhadi, menyebut refleksi akhir tahun sebagai momentum introspeksi kolektif atas perjalanan institusi selama satu tahun terakhir.

“Kegiatan refleksi akhir tahun ini bertujuan untuk memberikan pembinaan rohani sekaligus menjadi sarana evaluasi dan introspeksi diri, baik bagi petugas maupun warga binaan, terhadap apa yang telah kita jalani selama satu tahun terakhir,” ujar Nurhadi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan warga binaan. Pada kesempatan tersebut, pihak Rutan juga menyerahkan hadiah kepada warga binaan yang mengikuti program hafalan Juz 30 sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan dalam pembinaan keagamaan.

Ketua Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Hasrun Taleo, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan mentalitas, terutama di lingkungan pemasyarakatan.

“Pembinaan keagamaan adalah fondasi utama dalam pembentukan karakter. Nilai-nilai spiritual harus terus ditanamkan agar menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan, termasuk bagi warga binaan,” tegasnya.

Refleksi akhir tahun ini juga diisi dengan ceramah agama dan doa bersama yang disampaikan oleh KH. Muslim, Ketua PWNU Provinsi Sultra. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya muhasabah sebagai langkah awal perbaikan diri, baik secara personal maupun institusional.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!