Hingga April 2024, Polres Konut Berhasil Tangkap 10 Pengedar Narkoba


Konawe Utara - Hingga April 2024, Satresnarkoba Polres Konawe Utara (Konut) berhasil mengungkap 9 kasus narkoba dan menangkap 10 orang pengedarnya.
Hal itu disampaikan langsung Kapolres Konut, AKBP Priyo Utomo, dalam konfrensi pers yang digelar pada Senin (22/4).
"Total ada 9 laporan polisi terkait narkoba yang kami tuntaskan dengan menangkap 10 tersangka," kata AKBP Priyo.
"Total barang bukti dari 10 tersangka ini seberat 124,8 gram," sambung mantan Kanit Jatanras Polda Jawa Tengah ini.
Pengungkapan terakhir, dan terbilang cukup besar yakni menangkan RN (37) warga Kota Kendari yang menjadi pengedar di Konawe Utara.
Dari tangan RN diamankan ratusan paket sabu siap edar dengan berat 78,54 gram.
Mantan Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra ini merinci, pada Januari 2024 pihaknya menangkap RD dengan barang bukti (BB) 0,67 gram dan IS dengan BB 19,52 gram.
Lalu Februari 2024 menangkap tersangka AD bersama MR dengan BB 1,04 gram, IAR dengan BB 0,56 gram, RB dengan BB 20,81 gram serta AR dengan BB 1,74 gram. Kelima tersangka ini diamankan di Desa Basule Kecamatan Lasolo Konawe Utara.
Lanjut pada Maret 2024 menangkap pengedar berinisial SI TKP dengan BB 0,40 gram serta tersangka RT dengan BB 0,80 gram.
Dalam upaya memberantas peredaran narkotika Kapolres menghimbau agar masyarakat lebih peka lebih waspada dan lebih tanggap bila menemukan warganya atau pendatang baru yang gerak-geriknya diluar kelaziman.
"Apalagi berhubungan dengan kasus narkotika agar segera melaporkan atau memberi informasi baik melalui Bhabinkamtibmas, melalui polsek setempat maupun melalui whattapp pengaduan masyarakat Polres Konut dan personel Satnarkoba," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPolres Konut Bekuk Seorang Warga Kendari Pengedar 78,54 Gram Sabu
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







