Hugua Bongkar Realita: 80 Persen Sukses Ditentukan Mental, Bukan Pendidikan Formal

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, saat memberikan motivasi kepada mahasiswa baru Universitas Terbuka Kendari dalam kegiatan OSMB dan PKBJJ di Kendari, Sabtu (30/8). Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, melontarkan pernyataan tegas yang menggugah ratusan mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Kendari saat pembukaan Orientasi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) di Hotel Zahra Syariah Kendari, Sabtu (30/8).

Di hadapan mahasiswa baru, Hugua menekankan bahwa gelar akademik dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bukanlah jaminan utama kesuksesan.

Menurutnya, dunia nyata jauh lebih keras dan membutuhkan ketangguhan mental dibanding sekadar kecerdasan di bangku kuliah.

“Perguruan tinggi bukan hanya mencetak manusia pintar dengan IPK tinggi, tetapi harus melahirkan manusia cerdas yang memiliki akal budi, tata nilai, dan mampu berkontribusi nyata di tengah masyarakat. Inilah generasi emas yang dibutuhkan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Hugua.

Lebih jauh, ia mengutip motivator dunia Tony Robbins yang menyebut bahwa 80 persen kesuksesan berasal dari ketangguhan menghadapi kerasnya kehidupan, sementara hanya 20 persen ditentukan oleh pendidikan formal.

“Karena itu, jangan pernah menyerah menghadapi kesulitan. Kampus memberikan bekal pengetahuan, tetapi kehidupanlah yang akan menempa kalian menjadi pribadi tangguh,” ujar Hugua di hadapan peserta.

Selain menekankan pentingnya mental baja, Wagub Sultra juga mengingatkan mahasiswa agar tidak semata-mata bercita-cita menjadi ASN.

Ia mendorong generasi muda untuk menjadi penggerak sektor pertanian, perikanan, koperasi, hingga pembangunan desa.

“Mahasiswa harus mampu menjadi champion di berbagai komunitas, serta siap berkontribusi di desa-desa, bukan sekadar berorientasi menjadi ASN,” ujarnya.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!