Inkrah, PN Kendari Eksekusi Lahan di Jl. KH Ahmad Dahlan – Pemilik Sah: HM Riso


Kendari - Pengadilan Negeri (PN) Kendari mengeksekusi lahan sengketa di Jalan Kiai Haji Ahmad Dahlan, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, pada Rabu (21/5).
Eksekusi tersebut menyasar tiga rumah permanen, satu coffee shop, dan delapan kios. Tindakan ini merupakan penegakan hukum berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), yang menyatakan H. M. Riso sebagai pemilik sah lahan.
Meski sempat mendapat penolakan dari sejumlah orang, eksekusi berhasil dilaksanakan.
Panitera PN Kendari, Armin, menegaskan bahwa eksekusi tidak dilakukan secara tiba-tiba. Prosesnya telah didahului dengan upaya persuasif sejak 7 Mei 2025, saat pihak pengadilan memberikan waktu untuk mengosongkan lahan.
“Karena tidak mengindahkan peringatan, ya otomatis kami bongkar secara paksa bangunan ini,” ujar Armin, dikutip dari Sultratop.
Armin kembali menjelaskan bahwa warga yang menempati lahan tersebut telah menempuh seluruh jalur hukum hingga kasasi, namun tetap kalah.
“Mereka juga sudah lakukan upaya hukum melalui Pengadilan Tingkat Pertama, Banding, sampai dengan Kasasi. Mereka kalah semua dalam perkara ini dan dimenangkan oleh Riso,” ungkapnya.
Sengketa lahan ini telah berlangsung selama belasan tahun antara pihak almarhum Naim dan almarhum H. M. Riso. Setelah adanya putusan final yang menetapkan siapa pemilik sah, pengadilan pun melaksanakan eksekusi.
Pelaksanaan eksekusi dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Kabag Ops Polresta Kendari, AKP Picha, mengungkapkan bahwa sebanyak 115 personel dikerahkan untuk mengamankan jalannya eksekusi.
“Sesuai permintaan Pengadilan Negeri Kendari, kami melakukan pengamanan. Meskipun ada upaya perlawanan dari pihak termohon, kami pun melakukan upaya persuasif agar yang bersangkutan mengindahkan apa yang menjadi keputusan pengadilan,” jelas Picha.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPembelaan KPU Muna di Sidang DKPP: 'Itu Kotak, Bukan Angka Satu!'
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







