Berita  

Inovasi Layanan Publik Pemkot Kendari Jadi Objek Studi Mahasiswa Magister UMK

Kunjungan akademik dari mahasiswa Program Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) di Command Center Kantor Balai Kota Kendari pada Kamis (18/6/2026). Foto: Dok. Pemkot Kendari.

Kendari – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Program Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) pada Kamis (18/6/2026).

Kunjungan dalam rangka studi tour ini secara khusus difokuskan untuk mempelajari sistem layanan darurat Call Center 112 yang kini menjadi salah satu pilar pelayanan publik di Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.

Bertempat di Command Center Kantor Balai Kota Kendari, sebanyak 19 mahasiswa yang didampingi langsung oleh Ketua Program Studi Andi Syaipul tampak antusias meninjau pusat pengendalian layanan digital tersebut.

Diskusi interaktif pun terjadi dengan dipandu oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Kendari, Sapri.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa menggali lebih dalam mengenai mekanisme operasional, koordinasi antarinstansi, hingga manfaat nyata layanan 112 bagi masyarakat luas.

Sahuriyanto Meronda menjelaskan bahwa Call Center 112 merupakan layanan pengaduan dan kedaruratan yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam penuh.

Menurutnya, layanan ini adalah salah satu terobosan penting Pemerintah Kota Kendari dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat respons terhadap berbagai kondisi darurat di masyarakat.

“Keberadaan Command Center menjadi pusat pengendalian dan pemantauan berbagai layanan digital pemerintah daerah. Melalui fasilitas tersebut, berbagai laporan masyarakat dapat diterima, diverifikasi, dan diteruskan kepada instansi terkait untuk segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” ungkap Sahuriyanto.

Selama kegiatan, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk melihat langsung sistem kerja operator, alur penerimaan laporan, hingga proses koordinasi dengan organisasi perangkat daerah maupun instansi pendukung lainnya.

Pengalaman lapangan ini diharapkan dapat memberikan wawasan luas bagi para mahasiswa mengenai implementasi tata kelola pemerintahan berbasis teknologi dan pelayanan publik modern.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan UMK, Andi Syaipul, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kendari, khususnya Dinas Kominfo Kota Kendari, atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk belajar langsung dari praktik penyelenggaraan layanan publik.

Melalui studi tour ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik pemerintahan yang sesungguhnya diterapkan di lapangan.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!