Insiden Berdarah di Rich Club Kendari, Sekuriti Tikam Tiga Karyawan


Kendari - Insiden berdarah terjadi di Rich Club Kitchen Bar Executive Karaoke and Lounge Kendari Jalan Laode Hadi, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat pada Kamis (15/1) sekitar pukul 03.00 Wita.
Seorang petugas keamanan (sekuriti) berinisial R diduga melakukan penikaman dan penganiayaan terhadap tiga karyawan tempat hiburan malam tersebut.
Kapolsek Kemaraya, Iptu Busran, membenarkan peristiwa itu, dan menyebut pelaku penikaman adalah sekuriti tempat itu. Tiga korban diketahui masing-masing berinisial IR (21), IB (25), dan MA (28), yang seluruhnya merupakan karyawan Rich Club Kendari.
“Benar, pelaku adalah sekuriti di sana, dia diduga melakukan penganiayaan terhadap tiga korban yang juga merupakan karyawan Rich Club Kendari,” katanya.
Menurut Busran, kejadian bermula saat ketiga korban hendak pulang dan berada di area parkiran. Tiba-tiba terduga pelaku datang dan langsung menyerang IB menggunakan senjata tajam jenis badik. Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menikam IR.
Melihat dua rekannya diserang, MA berusaha melerai. Namun pelaku justru kembali mengancam dengan mengeluarkan ketapel yang dilengkapi busur panah dan melepaskan tembakan ke arah MA, meski tidak mengenai sasaran. Pelaku lalu mengejar MA hingga ke lorong samping bangunan.
Situasi sempat berhasil diredam setelah terduga pelaku diamankan oleh rekan-rekan sekuriti dan karyawan Rich Club lainnya. Namun ketegangan kembali terjadi ketika sekitar empat orang yang diduga rekan pelaku datang dan melakukan penganiayaan terhadap MA sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi.
Akibat insiden tersebut, ketiga korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit berbeda. IR mengalami luka tusuk di punggung belakang dan lengan kiri dan dirawat di RS dr Ismoyo Kendari. IB menderita luka tusuk di bagian bokong kiri dan dirawat di RS Santa Anna.
Sementara MA mengalami luka robek di jidat, pipi kiri, dan kepala bagian atas, serta memar dan bengkak di wajah dan pelipis, dan kini dirawat di RS Bhayangkara Kendari.
Busran menambahkan, para korban merasa keberatan atas kejadian itu dan telah melaporkannya ke Polresta Kendari. Saat ini, Tim Buser 77 tengah melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang terlibat.
"Korban atas nama MA sudah membuat laporan resmi di Polresta Kendari. Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaDugaan Korupsi Dana Desa Langgapulu, Konsel, Dilaporkan ke Kejaksaan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







