News  

Isu Pergantian Pj Bupati di Sultra, Begini Kata Karo Pemerintahan dan Otda

Ilustrasi. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Beberapa hari belakangan ini beredar isu tentang pergantian salah satu Penjabat (Pj) Bupati di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menanggapi isu tersebut, Kepala Biro (Karo) Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, Muliadi, mengaku sampai saat ini pihaknya belum menerima Surat Keputusan (SK) tentang pergantian seperti yang diisukan.

Menurut Muliadi, dasar jika memang ada pergantian adalah terbitnya SK dari Kemendagri yang ditembuskan ke Pemprov Sultra.

“Mohon maaf, sampai saat kami belum menerima SK-nya, sebab yang menjadi dasar atau positifnya adalah SK,” kata Muliadi dikonfirmasi Sultranesia.com, Jumat (15/12) sore.

Diketahui, beberapa kabupaten dan kota, bahkan Pemprov Bumi Anoa memang dijabat oleh Penjabat Kepala Daerah.

Penjabat yang ditunjuk itu berasal dari Kementrian maupun pejabat di lingkup Pemprov Sultra.

Beberapa derah yang dijabat oleh Pj di antaranya Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, Pj Bupati Muna Barat, Bahri, Pj Bupati Bombana, Edy Suharmanto, Pj Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, Pj Bupati Konawe, Harmin Ramba.

Kemudian Pj Bupati Buton, Mustari, Pj Bupati Buton Selatan, La Ode Budiman, Pj Bupati Buton Tengah, Andi Muhammad Yusuf, dan Pj Bupati Baubau, Muhammad Rasman Manafi.


Editor: Wiwid Abid Abadi

error: Content is protected !!
Exit mobile version