Jaksa Geledah Kantor KPU Buton Utara Terkait Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada


Buton Utara - Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna menggeledah Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buton Utara, Rabu, 10 Juni 2026.
Penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penggunaan Dana Hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buton Utara Tahun Anggaran 2023-2024.
Dalam operasi tersebut, tim penyidik mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan pengelolaan dana hibah pilkada. Barang yang disita meliputi telepon genggam, laptop, serta berbagai dokumen penting.
Informasi itu disampaikan Kejari Muna melalui akun resmi Instagram @kejarimuna yang dikutip Kamis, 11 Juni 2026.
“Penyidik mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani, antara lain telepon genggam, laptop, serta dokumen-dokumen terkait pengelolaan Dana Hibah Pilkada Tahun Anggaran 2023-2024,” tulis Kejari Muna.
Penyitaan barang bukti tersebut menjadi bagian dari upaya penyidik untuk mengurai aliran penggunaan anggaran serta mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Kejari Muna menegaskan seluruh barang bukti yang diamankan akan diperiksa lebih lanjut guna memperkuat proses penyidikan yang sedang berjalan.
“Barang-barang tersebut akan menjadi bagian dari proses pendalaman dan analisis penyidikan guna mengungkap fakta-fakta hukum secara objektif dan menyeluruh,” lanjut keterangan resmi tersebut.
Langkah penggeledahan ini menjadi sinyal keseriusan aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan penyimpangan dana hibah yang digunakan untuk penyelenggaraan Pilkada Buton Utara.
Penyidik juga menegaskan seluruh tahapan penyidikan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Kejaksaan menyebut penanganan perkara ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan negara dan memastikan setiap penggunaan anggaran publik dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
Hingga Kamis (11/6), pihak KPU Kabupaten Buton Utara belum memberikan keterangan resmi terkait penggeledahan maupun penyitaan perangkat elektronik dan dokumen yang dilakukan penyidik Kejari Muna.
Kasus ini pun masih terus didalami untuk mengungkap fakta hukum serta potensi kerugian negara yang ditimbulkan.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaWarning Keras untuk Pangkalan Nakal di Kolaka yang Nekat Mainkan Harga LPG Subsidi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







