Daerah  

Jelang Idul Fitri, Pemda Buton Utara Intervensi Harga Pangan untuk Warga

Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, meninjau langsung stok beras, minyak goreng dan telur dalam program Gerakan Pangan Murah di Desa Rante Gola, Kecamatan Bonegunu. Foto: Dok. Istimewa.

Buton Utara – Di tengah derasnya gelombang kenaikan harga pangan, Pemerintah Kabupaten Buton Utara mengambil langkah cepat dengan meluncurkan Gerakan Pangan Murah di Desa Rante Gola, Kecamatan Bonegunu, Minggu (23/3).

Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, turun langsung membuka kegiatan ini, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat yang tengah berjuang menghadapi lonjakan harga menjelang Idul Fitri.

“Gerakan pangan murah ini adalah langkah konkrit pemerintah daerah untuk memberikan akses pangan yang terjangkau kepada seluruh masyarakat karena kami menyadari bahwa kondisi perekonomian kita saat ini sedang mengalami pukulan berat,” ujar Afirudin dalam sambutannya.

Ramadhan, yang seharusnya menjadi bulan penuh berkah, justru sering kali berubah menjadi ujian bagi banyak keluarga. Harga kebutuhan pokok melonjak, daya beli masyarakat melemah, dan beban rumah tangga pun bertambah. Afirudin menyadari betul kondisi ini dan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa tinggal diam.

“Hal itu disebabkan karena tingginya kebutuhan masyarakat selama ramadhan apalagi menjelang hari raya Idul Fitri 1446 H sehingga terjadi kenaikan harga kebutuhan bahan pangan yang sudah pasti sangat membebani kemampuan keluarga rumah tangga dan menyebabkan berkurangnya daya beli masyarakat,” katanya.

Bagi sebagian orang, dapur yang mengepul setiap hari kini terasa seperti kemewahan. Banyak warga yang harus berpikir dua kali sebelum membeli kebutuhan pokok. Oleh karena itu, Gerakan Pangan Murah ini hadir sebagai oase di tengah padang pasir ekonomi yang semakin gersang.

Afirudin menegaskan bahwa langkah cepat harus diambil agar masyarakat tidak semakin terbebani. “Menyikapi hal tersebut, selaku pemerintah daerah tentunya kami harus bergerak cepat guna meringankan beban masyarakat agar masyarakat dapat bisa mendapatkan bahan kebutuhan pangan dengan harga relatif murah,” tegasnya.

Dengan adanya intervensi harga melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat tetap menjalani Ramadhan dan menyambut Idul Fitri tanpa harus terbebani oleh lonjakan harga pangan yang melambung tinggi.


Editor: Denyi Risman

error: Content is protected !!