Berita  

Kabupaten Tanpa Polres di Sultra Dapat Kuota Penerimaan Bintara Polri 2024

Penerimaan anggota Polri. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengumumkan bahwa kuota penerimaan Bintara Polri Tahun 2024 telah disediakan untuk seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut, termasuk daerah-daerah yang belum memiliki Kepolisian Resor (Polres).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sultra, Kombes Pol Danang Beny, saat ditemui awak media, Kamis 6 juni 2024.

Menurut Karo SDM Polda terbaik  se-Indonesia itu, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sultra untuk memastikan bahwa setiap wilayah di Sulawesi Tenggara mendapatkan kesempatan yang adil dalam proses penerimaan anggota Bintara.

“Dengan menyediakan kuota untuk semua kabupaten dan kota, termasuk daerah-daerah yang belum memiliki Polres, kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat di provinsi ini memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi anggota Polri,” ujarnya.

Kata dia, kebijakan ini diinisiasi oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, yang berupaya memastikan bahwa penerimaan Bintara Polri dapat merata ke seluruh wilayah  17 Kabupaten kota di Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap penerimaan Bintara yang lebih inklusif ini akan memberikan dampak positif bagi seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Dengan adanya perwakilan dari berbagai daerah, kehadiran kepolisian diharapkan semakin merata dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tambah Kombes Pol Beny.

Polda Sultra berharap bahwa dengan pembukaan kuota yang merata ini, banyak calon Bintara berkualitas dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara akan muncul dan berpartisipasi. Keberadaan para calon Bintara ini nantinya akan memperkuat institusi kepolisian di provinsi ini, sehingga mampu meningkatkan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah.

Dengan kebijakan ini, Polda Sultra menunjukkan komitmennya untuk membangun kepolisian yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, serta memastikan bahwa kesempatan untuk menjadi anggota Polri tersedia bagi semua warga negara, tanpa memandang latar belakang daerah.

Di tempat terpisah, Ketua Umum Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Bajo Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Kahar menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Kapolda Sultra atas perhatian besar yang diberikan kepada generasi muda Bajo untuk mengikuti rekrutmen menjadi anggota Polri.

“Banyak terima kasih kepada Kapolda Sultra atas perhatiannya memberi kesempatan kepada generasi muda Bajo untuk mengikuti seleksi menjadi anggota Polri. Semoga Polda Sultra semakin jaya dalam melindungi masyarakat menuju kesejahteraannya,” ungkap Kahar.

Ucapan terima kasih ini merupakan bentuk apresiasi tinggi dari komunitas Bajo terhadap kebijakan inklusif yang diterapkan oleh Polda Sultra dalam seleksi penerimaan Bintara Polri gelombang kedua di Tahun 2024.

Dengan memberi kesempatan kepada generasi muda dari berbagai latar belakang, termasuk suku Bajo, Polda Sultra menunjukkan komitmennya untuk membangun institusi kepolisian yang lebih representatif dan merata.

Kahar menekankan pentingnya kesempatan ini bagi generasi muda Bajo yang memiliki semangat dan potensi besar untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Tenggara. Rilis.


Editor: Muh Fajar

error: Content is protected !!