Daerah  

Kakek 75 Tahun di Muna Barat Duel dengan Buaya, Selamat Meski Kaki Nyaris Putus

Kakek La Ane saat mendapat perawatan medis setelah selamat usai tarung lawan buaya yang menyerangnya. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Seorang kakek berusia 75 tahun bernama La Ane di Kecamatan Tiworo Kepulauan, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil lolos dari maut setelah berduel jarak dekat dengan seekor buaya di Sungai Kambara, Jumat (7/8).

La Ane bahkan nekat mencolok mata buaya yang menerkamnya hingga predator tersebut melepaskan cengkeramannya. Namun, akibat serangan itu, kaki kanan korban mengalami luka parah dan nyaris putus.

Insiden mengerikan tersebut bermula saat La Ane hendak membersihkan diri di sungai yang berada tepat di belakang rumahnya. Tanpa disadari, seekor buaya tiba-tiba muncul dan langsung menerkam lutut kanan korban.

Kapolsek Tikep, Ipda Baharuddin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, buaya tidak hanya menggigit korban, tetapi juga menyeret tubuh La Ane hingga sekitar 10 meter ke bagian sungai yang lebih dalam.

“Dia pergi mandi di sungai. Pada saat mandi, tiba-tiba lututnya digigit buaya,” kata Ipda Baharuddin.

Dalam kondisi kritis, La Ane berusaha mempertahankan kesadarannya. Saat tubuhnya diseret ke tengah arus, ia kemudian melakukan perlawanan dengan sisa tenaga yang dimiliki.

Korban nekat mencolok mata buaya menggunakan jarinya. Serangan tersebut membuat predator itu kesakitan hingga akhirnya melepaskan gigitannya.

Tak ingin kehilangan kesempatan, La Ane langsung berenang sekuat tenaga menuju tepian sungai sambil berteriak meminta pertolongan warga.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, La Ane tampak terduduk lemas di atas kursi plastik. Ia mengenakan kemeja batik berwarna emas-putih dan celana pendek.

Luka terbuka berukuran cukup besar terlihat menganga di bagian lutut hingga kaki kanannya. Darah bahkan tampak menggenang di lantai semen tempat korban mendapatkan pertolongan awal.

Sejumlah warga yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan sebelum korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Yang membuat peristiwa ini semakin mencengangkan, serangan tersebut ternyata bukan kali pertama La Ane berhadapan dengan buaya.

Warga setempat menyebut, sang kakek sebelumnya juga pernah mengalami serangan buaya di aliran perairan yang sama dan berhasil selamat.

Kini, La Ane kembali lolos dari maut setelah berduel langsung dengan predator sungai tersebut, meski harus mengalami luka parah pada kaki kanannya.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!