Kendari – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi dua penumpang kapal barang GT 8 dalam kondisi selamat setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan kebocoran di sekitar perairan Tanjung Taipa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kedua korban masing-masing bernama Ismail (50), warga Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, dan Doni (31), warga Tanasa.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (12/8) sekitar pukul 22.45 WITA.
Saat itu, kapal barang GT 8 dengan dua orang di dalamnya tengah dalam perjalanan menuju Pulau Bahubulu, Konawe Utara. Namun, kapal mengalami mati mesin sekaligus kebocoran di sekitar perairan Tanjung Taipa sehingga membutuhkan bantuan SAR.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara diberangkatkan menuju lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP) pada pukul 23.15 WITA.
Tim SAR menempuh perjalanan sekitar 20 mil laut menuju lokasi. Pada pukul 02.13 WITA, tim SAR gabungan tiba di LKP dan langsung melakukan penyisiran.
Hasilnya, kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada pukul 02.40 WITA. Posisi korban berada sekitar 2,19 mil laut arah barat dari LKP.
“Pada pukul 02.13 WITA Tim SAR gabungan tiba di LKP selanjutnya melakukan penyisiran,” ujar Amiruddin.
Kedua korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Perikanan Molawe. Mereka tiba di pelabuhan sekitar pukul 04.48 WITA dalam kondisi selamat.
Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian dan pertolongan terhadap kapal barang GT 8 tersebut dinyatakan selesai.
Kapal diketahui memiliki rute pelayaran menuju Pulau Bahubulu, Konawe Utara. Sebelum mengalami kondisi darurat, kapal dengan tonase GT 8 tersebut membawa dua orang atau POB (Person on Board).
Editor: Muh Fajar








