Kendari – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko resmi melepas bantuan sosial kemanusiaan untuk korban banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada Senin (1/12).
Pelepasan dilakukan di Markas Polda Sultra dengan didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Gidion Arief Setyawan, Irwasda Kombes Pol. Hartoyo, serta para pejabat utama Polda Sultra.
Bantuan ini diberikan menyusul data terbaru BNPB per 29 November 2025 yang mencatat 303 warga meninggal dunia dan ratusan lainnya masih dalam pencarian dan proses evakuasi akibat bencana di sejumlah daerah di Sumatera.
Dalam sambutannya, Kapolda Didik Agung Widjanarko menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polda Sultra terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi kemanusiaan berat.
“Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan moral, serta meringankan beban dan memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa tindakan ini menjadi ladang amal bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penghimpunan dan penyaluran bantuan.
Logistik yang dilepas dalam misi kemanusiaan ini meliputi 8 ton beras, 200 boks Pop Mie, 1.000 selimut, dan 500 kasur untuk Provinsi Aceh.
Untuk Sumatera Utara, bantuan yang dikirim berupa 5 ton beras, 100 boks Pop Mie, 500 selimut, dan 300 kasur.
Adapun bantuan terbesar diberikan untuk Sumatera Barat, yakni 10 ton beras, 200 boks Pop Mie, 1.000 selimut, dan 500 kasur. Total keseluruhan beras yang disalurkan berjumlah 23 ton.
Editor: Redaksi








