Kapolres Kolaka Mediasi Dua Kelompok Pemuda yang Terlibat Bentrok


Kolaka - Kapolres Kolaka, AKBP Ramadianshah, beserta jajarannya memediasi dua kelompok pemuda yang sempat terlibat bentrokan.
Proses mediasi dilakukan di Mapolsek Pomalaa pada Senin (7/11) sekitar pukul 10.15 WITA, dan dihadiri tokoh masyarakat serta perwakilan dua kelompok pemuda tersebut.
Diketahui, bentrok antara kelompok pemuda Geplot dan Majauleng pecah di Jalan Sunu, Kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa, Kolaka pada Minggu (6/11) malam. Akibat bentrok tersebut, satu orang korban luka terkena busur.
Kasubsi Humas Polres Kolaka, AIPDA Riswandi, mengatakan, ada beberapa kesepakatan dalam mediasi tersebut.
Pertama, pihak kepolisian akan menggelar patroli rutin di tempat kejadian untuk mencegah agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
Kedua, pembentukan FKPM, mendirikan dan mengaktifkan kembali pos ronda di sekitar wilayah tersebut.
Kesepakatan juga mencakup tentang emberian izin keramaian pesta pernikahan dan sejenisnya hanya sebatas pukul 22.00 WITA.
"Penertiban penjualan miras tradisional dan jenis miras lainnya di wilayah Pomalaa juga akan dilakukan," kata Riswandi.
Penekanan Kapolres Kolaka terhadap kedua kelompok tersebut yakni kasus yang telah terjadi sudah ditangani oleh kepolisian dan pelaku sementara dalam pencarian, akan tetepi tetap dibuka ruang untuk dilakukan mediasi terkait kasus tersebut apabila kedua belah pihak menyetujui.
Setelah pertemuan tersebut, Kapolres Kolaka beserta jajarannya mengunjungi korban luka bernama Anca Ardianto di rumahnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaTim Sepakbola Kolaka Optimis Tatap Porprov 2022 Meski Minim Persiapan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







