Kasus Dugaan Penggelapan Dana PT KKP Naik ke Penyidikan Polresta Kendari


Kendari - Kasus dugaan penggelapan dana perusahaan PT KKP dengan terlapor seorang ketua partai di Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial AAA kini telah naik ke tahap penyidikan di Polresta Kendari.
Hal tersebut dibenarkan Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Faturrahman, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (8/2).
Naiknya status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan setelah penyidik melakukan gelar perkara hari ini.
"Iya, sudah ada unsur pidananya, langkah selanjutnya menaikkan ke tahap penyidikan untuk menetapkan tersangkanya. Hasil gelar perkara hari ini sudah dinaikkan ke tahap penyidikan kasusnya," ujar Kombes Eka.
Eka mengatakan masih akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus tersebut.
"Mengingat sudah masuk tahap penyidikan, pemeriksaan akan dilakukan lagi terhadap semua pihak yang mengetahui tentang perbuatan ini," tambah Eka.
Lalu soal total kerugian dalam kasus dugaan penggelapan itu, Eka bilang akan disampaikan setelah berkas dinyatakan lengkap.
"Untuk total kerugiannya nanti akan disampaikan pada saat sudah P-21 kasusnya," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, kasus dugaan penggelapan tersebut dilaporkan ke Polresta Kendari beberapa bulan lalu oleh Komisaris PT KKP Arnita Nita Hapsari.
Dalam kasus tersebut, Polresta Kendari sudah meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk terlapor AAA.
Pihak lain yang juga dimintai keterangan dalam kasus tersebut diantaranya Direktur PT KKP, Legal PT KKP, hingga manager operasional salah satu bank BUMN.
Sementara itu, terlapor AAA tak merespon permintaan klarifikasi yang dikirim awak media Sultranesia via whatsapp pada Rabu (7/2) malam.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaDishut Sultra Benarkan PT Tristaco Mineral Makmur Belum Kantongi IPPKH
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







