Kejati Sultra Kembali Tetapkan Dua Tersangka Korupsi di IUP PT Antam Konut


Kendari - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menetapkan dua tersangka dalam kasus korupsi pertambangan di wilayah IUP PT Antam di Blok Mandiodo, Konawe Utara (Konut).
Kedua tersangka baru itu berinisial SM Kepala Geologi Kementrian ESDM yang juga mantan Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral, Ditjend Minerba Kementrian ESDM.
Kemudian tersangka EVT yang merupakan Evaluator RKAB pada Kementrian ESDM.
"Keduanya sebelum diperiksa sebagai saksi di gedung Bundar Kejaksaan Agung, selanjutnya keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan," kata Asintel Kejati Sultra, Ade Hermawan dalam keterangannya, Senin (24/7).
Ade menerangkan, tersangka SM dan EVT menurut hasil penyidikan telah memproses penerbitan RKAB PT Kabaena Kromit Pratam (PT KKP) sebesar 1,5 juta metrik ton pada Tahun 2022 dan beberapa juta metrik ton RKAB beberapa perusahaan di sekitar Blok Mandiodo tanpa evaluasi dan verifikasi sesuai ketentuan.
Padahal, lanjut Ade, PT KKP dan beberapa perusahaan lain tidak memiliki cadangan ore nikel di wilayah IUP-nya. Setelah RKAB terbit tanpa proses verifikasi sesuai ketentuan, RKAB tersebut dijual atau digunakan oleh PT Lawu Agung Mining untuk penambangan di wilayah IUP PT Antam.
Mereka kemudian membuat seolah-olah ore nikel tersebut berasal dari IUP PT KKP dan beberapa perusahaan lain, padahal ore tersebut berasal dari PT Antam, kemudian hasilnya dinikmati oleh PT LAM, PT KKP dan beberapa pihak lain.
Dengan ditetapkannya dua tersangka baru ini, total Kejati Sultra telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus korupsi pertambangan di wilayah IUP PT Antam di Blok Mandiodo.
Editor: Muh Fajar RA
Berita BerikutnyaDidampingi Dahlan Moga, Warga Kendari Ini Perjuangkan Tanah yang Jadi Haknya
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







