Kendari – Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana menegaskan pihaknya sedang menelusuri dugaan pungutan liar dalam program mudik gratis menggunakan kapal laut di Pelabuhan Nusantara Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pemerintah ingin memastikan layanan mudik Lebaran berjalan aman, nyaman, dan tidak memberatkan masyarakat sesuai aturan yang berlaku.
“Nanti kita telusuri,” kata Wamenhub Suntana dikutip dari Inilah.com di Jakarta, Sabtu (14/3).
Dugaan praktik pungutan liar itu disebut terjadi pada program mudik gratis rute pelayaran Kendari-Muna-Baubau. Pemerintah menegaskan akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut.
Suntana menegaskan, seluruh layanan mudik gratis yang disediakan pemerintah tidak boleh dipungut biaya apa pun karena merupakan bentuk pelayanan publik yang dibiayai negara untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan Lebaran.
Menurutnya, program mudik gratis disiapkan pemerintah melalui berbagai moda transportasi, mulai dari udara, laut hingga kereta api.
“Mudik gratis beberapa sektor, ada sektor udara, sektor laut, sektor kereta api. Pemerintah mengucurkan itu. Bila ada penyimpangan akan kita lakukan penindakan dan kita luruskan secepatnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, selain melakukan penindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran, pemerintah juga akan segera meluruskan berbagai potensi penyimpangan agar program mudik gratis tetap berjalan sesuai tujuan awalnya.
“Sudah pasti ditindak tegas. Kalau yang memberikan pelayanan publik namun ada yang tidak benar kita harus tindak tegas,” ujarnya.
Suntana juga menyebut program mudik gratis telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk sejumlah daerah di Sulawesi, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses transportasi bagi masyarakat selama periode Lebaran.
“Kemarin ada anggota Komisi V DPR juga sudah menyampaikan bahwa mudik gratis sudah sampai ke wilayah Sulawesi,” katanya.
Ia kembali menegaskan seluruh program mudik gratis pemerintah tidak dipungut biaya apa pun. Oknum yang terbukti melakukan pungli akan ditindak tegas demi memastikan pelayanan publik berjalan aman, nyaman, dan transparan.
Diketahui, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyiapkan sekitar enam ribu tiket kapal gratis bagi masyarakat yang hendak mudik dengan rute Kendari-Raha-Baubau di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kuota tiket gratis tersebut diperuntukkan bagi masyarakat pada rute perjalanan Kendari-Raha, Raha-Kendari, Kendari-Baubau, serta Baubau-Kendari.
Sebelumnya, beredar pemberitaan di Kota Kendari terkait dugaan pungli terhadap calon penumpang program mudik gratis Kementerian Perhubungan di Pelabuhan Nusantara, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari.
Sejumlah calon penumpang mengaku dimintai uang sebesar Rp12 ribu meski telah terdaftar sebagai penerima tiket mudik gratis.
Editor: Muh Fajar








