Kemenkum Sultra Kawal Penyelarasan 9 Perwali Baubau Demi Efisiensi Birokrasi


Kendari - Pemerintah Kota Baubau tengah menata ulang rumah birokrasi mereka agar lebih ramping dan efektif. Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Tenggara (Sultra) turun tangan memastikan bahwa sembilan rancangan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang disusun tetap berada dalam rel hukum yang benar.
Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan tindak lanjut dari kebijakan nasional terkait penyederhanaan birokrasi sebagaimana diamanatkan dalam Permenpan RB Nomor 25 Tahun 2021.
Salah satu perubahan utama adalah penggabungan beberapa dinas, seperti Dinas Sosial dan Tenaga Kerja.
Harmonisasi ini tidak dilakukan dalam sekali duduk. Pada tahap awal, tiga rancangan Perwali telah dibahas, yakni terkait susunan organisasi dan tata kerja tiga dinas:
1. Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau.
2. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kota Baubau.
3. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Baubau.
Tiga rancangan lainnya telah lebih dulu melalui harmonisasi, sementara sisanya masih menunggu giliran pembahasan.
Kepala Kanwil Kemenkum Sultra, Topan Sopuan, menegaskan bahwa penyelarasan ini bukan sekadar administrasi belaka, melainkan pondasi bagi pemerintahan yang lebih efektif.
“Harmonisasi regulasi menjadi langkah krusial dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih efisien dan tertata. Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan tata kelola pemerintahan di Kota Baubau semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Rabu (26/2).
Sementara itu, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Sultra, Candrafriandi Achmad, menegaskan bahwa proses harmonisasi dilakukan bertahap untuk memastikan regulasi yang dihasilkan tidak berbenturan dengan aturan di tingkat pusat.
“Harmonisasi dilakukan secara bertahap guna memastikan setiap regulasi telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta tidak bertentangan dengan aturan perundang-undangan di tingkat pusat,” terangnya.
Proses ini tidak hanya sekadar merapikan aturan di atas kertas, tetapi juga menentukan bagaimana roda pemerintahan bergerak ke depan.
Tim Pengharmonisasian Kemenkum Sultra bersama perwakilan Pemkot Baubau, termasuk Asisten II Sekda Kota Baubau, Asmahani, serta perangkat daerah terkait, terlibat dalam diskusi intensif untuk memastikan regulasi ini bukan hanya sesuai aturan, tetapi juga dapat diimplementasikan tanpa hambatan.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaDua Bulan Operasi, Polsekta Baruga Gulung 17 Tersangka Kriminal
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







